Skip to main content

Binatang Bikin Geli

Sumber foto dari sini




Saya termasuk yang gak telaten memelihara binatang. Mau binatang selucu dan semahal apapun, saya ogah :p Katakanlah kucing angora atau persia yang cantik banget itu, suka sih liatnya, tapi kalau memelihara mah gak ah :D Saya tuh paling gak bisa deket-deket sama binatang, rasanya kok geli gitu, hehe. Aneh ya, sama binatang saya cuma suka liatnya aja, tapi kalau untuk berinteraksi lebih dekat kok gak mau. 

Jangankan megang binatang hidup, megang binatang yang udah mati aja saya geli. Misalnya nih kalau saya masak ikan, cumi besar, udang besar, atau ayam yang masih utuh, bawaannya geliii bener. Kecuali binatang itu udah gak berbentuk, seperti kalau masak daging sapi yang udah dipotong-potong gitu. Nah, kalau itu saya gak geli :p Aneh kan? hihi.

Tau gak, masa dalam pikiran saya suka ada perasaan khawatir binatang yang udah mati dan mau dimasak itu, jangan-jangan masih hidup terus dia bergerak-gerak, iuuuw  -_- *ngayal abis*. Begitulah kalau orang parno (paranoid), jadi suka ngebayangin yang enggak-enggak deh alias lebay

Padahal saya suka seneng deh, kalau liat orang lain yang bisa akrab sama binatang peliharaannya. Bisa saling sayang, saling becanda, dan bisa kompak diajak bepergian. Kok bisa yaaa :) Apalagi kalau binatang peliharaannya lucu abis, waaah so sweet lah :D

Comments

  1. Saya juga suka mak liat binatang yg lucu2 tapi kalo miara ntar dulu deh..butuh tenaga dan biaya juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, gak mudah ya melihara binatang itu :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…