Skip to main content

Cairan Pembersih Membuat Cat Terkelupas

Salah satu hal yang lumayan menyedihkan saat air PDAM di rumah lagi gak ngalir adalah susahnya saya kalau mau bersih-bersih rumah yang menggunakan air. Salah satunya dalam membersihkan debu yang nempel di perabotan rumah. Apalagi terakhir ini air PDAM seminggu lebih gak ngalir, kalau ngalirpun seringkali gak sampai seharian. Biasanya ngalir malam hari, di pagi hari udah gak ngalir lagi.

Sedangkan debu-debu yang mengganggu pemandangan itu gak mungkin juga dong gak saya bersihin. Terutama debu yang nempel di perabotan ruang makan, risih banget liatnya. Biasanya saya bersihin debu pakai lap basah yang dibilas pakai air dan cairan untuk cuci piring. Sengaja saya pakai cairan untuk cuci piring, karena saya pikir pembersih ini lebih aman dibanding yang disemprot-semprot. Apalagi kalau buat bersihin debu di perabot ruang makan, lebih aman lah.

Cuma ya ini lebih butuh air banyak, karena setiap kali lapnya udah agak kotor, saya bilas lagi pakai air dan cairan untuk cuci piring, begitu seterusnya. Tapi, berhubung air PDAM lagi gak ngalir, akhirnya untuk bersihin debu di perabotan rumah tangga, saya terpaksa pakai cairan pembersih yang disemprot itu.  


Sumber gambar dari sini




Tapi herannya, saat saya sedang membersihkan debu di lemari jati yang di ruang tv, kok di lapnya meninggalkan bekas warna coklat cat dari lemari jatinya sih. Padahal kalau saya bersihin pakai lap basah yang dibilas pakai cairan untuk cuci piring, gak pernah lapnya ada bekas cat kaya gini. Kesimpulannya, cairan pembersih yang disemprot ini bikin cat dari perabotan bisa terkelupas. Wah, kalau sering-sering pakai cairan kaya gini buat bersihin rumah, bisa-bisa perabotan jadi pudar nih warnanya :p Ini kayanya cuma cocok untuk kaca deh  -_-  

Comments

  1. gitu ya mak..sy blm pernah sih pake pembersih yg disemprot. Seringnya cm airatau ditambah cairan cuci piring ky mak..

    ReplyDelete
  2. kalau saya cukup dengan air mbk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau air aja kayanya kurang bersih mbak :p hihi..

      Delete
  3. Ya Mak... dia pasti mengandung kimia meski sedikit. Untuk kayu jati plituran harus hati2. Mending pakai air biasa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kayanya mak, ada zat kimianya yang bikin cat terkelupas..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …