Skip to main content

Jodoh Di Akhirat

Sumber gambar dari sini

Sudah hampir, nyaris, tiga tahun ini saya benar-benar single. Karena saya memang gak lagi menjalani hubungan apapun dengan lawan jenis. Yang lagi dekat juga gak ada. Kalau ada yang bilang saya menutup diri, sebenarnya lebih tepat saya sangat berhati-hati. Saya memang belum terpikir soal menjalin hubungan lagi dengan seseorang. Saya belum mau dan juga belum siap.

Keadaan sekarang membuat saya lebih bisa fokus pada tujuan saya, pada Alia, dan keluarga kecilku. Saya gak harus membagi kasih sayang dan perhatian saya untuk mereka dengan orang lain. Saya merasa nyaman. Gak tau juga ya, apa saya merasa terlalu nyaman :p Yang jelas saya merasa gak khawatir lagi soal pendamping hidup.

Kalau dulu sebelum menikah, rasanya tuh gimana gitu karena saya belum juga menikah. Padahal usia saat itu belum sampai lebih dari 25 tahun sih, tapi kalau ngeliat orang lain yang seumuran saya, lalu mereka udah memiliki pendamping bahkan udah punya anak, saya kok rasanya gimanaaa gitu. Antara pengen banget dan kepikiran, saya kapan yaaa  -_-

Tapi, sekarang keadaannya lain. Saya gak khawatir sekalipun saya memang gak berjodoh lagi dengan siapapun di dunia ini. Saya yakin banget kok, jodoh akhirat saya pasti ada. Karena saya yakin bahwa setiap manusia ada jodohnya. Kalau di dunia ia gak mendapatkan jodoh, bukan berarti memang gak ada jodoh untuknya. Pasti ada jodoh untuknya di akhirat kelak.

Comments

  1. Kayaknya kalau udah pernah nikah, mau nikah lagi agak males yah.
    Seperti ibuku jg begitu, rasanya sudah bebas, jadi males, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soalnya saya agak trauma nih, jadi belum siap terus :p

      Delete
  2. Mbak Arifah, salam kenal..:). Trauma Mb?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mbak Nurin :) Iya ada trauma, hehe..

      Delete
  3. Mungkin mba harus berdamai dulu dengan hal2 yang bikin trauma itu, biarin masa lalu selesai tanpa jadi hambatan di masa depan. Biar lega kalau mau menjalin hubungan baru, mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya udah move on kok mbak, dan udah berdamai dengan keadaan saya di masa lalu. Tapi saya emang masih menikmati keadaan sekarang dan belum terpikir ke arah lain :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…