Skip to main content

Moody Dalam Menulis

Sumber gambar dari sini




Alhamdulillaah udah setahun kurang dua bulan ini saya jadi blogger. Dan selama itu pula sekalipun saya belum pernah ikut lomba blog  -_-  Paling saya pernah beberapa kali ikut Giveaway, ini juga jarang sih, hehe. Ya, masih bisa dihitung dengan jari tangan lah kayanya. Apalagi beberapa bulan terakhir ini, rasanya belum ada minat lagi buat ikutan Giveaway apapun.

Padahal sih, saya juga pengen ikut berpartisipasi saat teman blogger ngadain Giveaway. Kadang udah saya bookmark tuh, blogpost tentang Giveawaynya. Tapi yaaa..cuma dibookmark doang, udahnya lupa deh atau gak sengaja terabaikan. Maaf ya, teman-teman blogger yang bikin Giveaway, di mana saya gak ikut berpartisipasi.

Saya emang termasuk orang yang suka menulis apa yang saya mau, apa yang ada di pikiran saya, apa yang ada di hati saya. Saya juga termasuk yang moody dalam menulis. Jadi kalau lagi gak ada mood buat menulis tentang A, rasanya buntu deh, gak keluar ide. Misalnya nih, ada lomba blog tentang hutan. Nah, kalau saya emang gak ada mood  untuk bikin tulisan tentang itu, bakalan susah ngeluarin kata-kata buat ditulis. 

Selain itu, lomba blog juga kerap membuat syarat-syarat atau kriteria tulisan, yang entah kenapa saya malas menurutinya. Pengen sih ya, kalau lihat hadiahnya. Tapi keinginan saya terhadap hadiah belum terlalu menggelora kayanya, hehe.

Eh, tapi terkecuali untuk pekerjaan yaaa. Kalau bekerja kan saya harus profesional :p Jadi ya, saya tentu menulis apa yang klien mau. Tapi alhamdulillaah selama ini dapat kerjaan nulis yang materinya gak sampai bikin saya gak mood. Malah beberapa kali dapat materi yang saya emang suka, alhamdulillaah. 

Comments

  1. aku juga moody klo nulis.
    belakangan gak semangat
    tp kalau liat ada GA semangat, hahaha
    meski kadang keteteran mau ikutan,
    klo sempet ikut, klo gak yah liat aja siapa yg menang

    ReplyDelete
  2. Haha sebenarnya saya juga gitu Mbak, apalagi kalau pas sibuk, biasanya malas mikir. Ikut lomba kalau pas lapang aja. Kadang asik ikut lomba itu gara-gara deg-degannya itu lho Mbak. Saya juda moody dalam hal nulis, kalau pas male, gak ketulungan malesnya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Sofi sih lumayan sering ikut lomba ya, dan beberapa kali menang :D

      Delete
  3. GA saya gunakan untuk melatih keberanian. Tapi kalau tema nya nggak membangkitkan mood, nggak akan saya tulis. Menulis terpaksa bikin saya mual.
    Kepengeen banget uji keberanian mengirimkan Cernak (Cerita Anak) ke media. Tapi sampai skarang masih di draft. Selama ada semangat, tanpa ikut GA/Lombapun akan tetep enak ngejalaninnya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah, saya mah gak telaten bikin cerpen :p malas berimajinasi dengan ceritanya, hehe.. Mudah-mudahan sukses ya mak bikin cernaknya :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…