Skip to main content

Puasa Arafah, yang Sayang Banget Kalau Dilewatin

Sumber gambar dari sini



Alhamdulillaah, beberapa hari ini kita udah ada dibulan Dzulhijjah. Insya Allah beberapa hari lagi kita akan merayakan hari raya Idul Adha. Ngomong-ngomong tentang bulan Dzulhijjah nih, ada satu amalan yang sayang banget kalau dilewatkan, disamping ibadah kurban dan haji. Kalau ibadah kurban, tahun ini saya belum ikutan. Mama saya dulu deh yang kurban, insya Allah mudah-mudahan tahun depan saya bisa ikut kurban. Ibadah haji juga saya belum mampu, insya Allah mudah-mudahan dalam beberapa tahun lagi, aamiin. 

Nah, ibadah yang sayang banget dilewatkan itu adalah puasa Arafah, yaitu puasa yang jatuh di tanggal 9 Dzulhijjah. Jadi, satu hari sebelum hari raya Idul Adha yang jatuh tanggal 10 Dzulhijjah. Keutamaan puasa Arafah terlihat dari hadist berikut : 

"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu" (Hadist riwayat Muslim).

Bisa dilihat kan, puasa Arafah dibalas dengan ampunan sebesar itu oleh Allah. Bahkan balasannya lebih besar dibanding yang kita dapat dari puasa Asyura. Makanya sayang banget kalau dilewatin. Tapi sebenarnya bukan hanya puasa di tanggal 9 Dzulhijjah aja lho yang dianjurkan sebagai salah satu ibadah di bulan Dzulihijjah ini. Kalau kita mau yang lebih dari itu, kita bisa puasa dari tanggal 1 sampai tanggal 9 Dzulhijjah. Sebab pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, kita dianjurkan memperbanyak amal shaleh. Dan puasa adalah salah satu bentuk amal shaleh. Kalau tanggal 10 Dzulhijjah kita gak boleh puasa ya, karena itu adalah hari raya dalam Islam. 

"Tidaklah ada suatu hari yang beramal shaleh pada hari-hari itu lebih dicintai Allah daripada beramal pada sepuluh hari ini -yaitu sepuluh hari awal Dzulhijjah-." Mereka (para sahabat) bertanya, "Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, apakah jihad fi sabilillah juga tidak lebih utama darinya?". Beliau menjawab, "Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seorang lelaki yang berangkat berjihad dengan jiwa dan hartanya lalu dia kembali dalam keadaan tidak membawa apa-apa dari itu semua." (Hadist riwayat Bukhari, Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi).

Mudah-mudahan kita bisa menunaikan ibadah puasa Arafah tanggal 9 Dzulhijjah nanti ya, aamiin.

Comments

  1. The problem is.... tanggal 9 Dzulhijjah tahun ini, itu kapan? Karena ulama juga beda pendapat soal ini.
    http://felixsiauw.com/home/tentang-perbedaan-penentuan-ied-adha-dan-puasa-arafah/
    http://www.rumahfiqih.com/x.php?id=1411978710&=fatwa-syeikh-al-ustaimin--tiap-negara-puasa-arafah-sesuai-dengan-ketentuan-pemerintah-masing-masing.htm

    Nice post mak. Tengkiu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya memang, saya juga lagi bingung, ada yg bilang idul adha hari sabtu, ada yg bilang hari minggu. Tapi makasih atas sharingnya ya...

      Delete
    2. Mak Nurul, gak usah bingung mak, pilih aja menurut keyakinan hati mak. Kalau saya ikut pemerintah, jadi puasa Arafahnya besok. Kalau mak mau ikut Arab Saudi berarti hari ini puasa Arafahnya. Tapi setau saya, sebaiknya kita mengikuti ulil amri (pemerintah),. Soal benar atau gaknya itu diluar tanggung jawab / kekuasaan kita mak.

      Delete
    3. Mbak Santi : Jawabnya idem seperti jawaban untuk Mak Nurul ya :)

      Delete
  2. bukannya hari ini dah masuk puasa Arafah ya, Mbak. Soalnya yg haji udah wukuf. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Novi, kalau di Arab Saudi hari ini adalah tanggal 9 Dzulhijjah. Tapi saya ngikutin ulil amri (pemerintah) di Indonesia aja :) jadi puasa Arafahnya besok mbak.

      Delete
  3. makasih karena udah diingatkan yah maaaak :)

    Tapi sayang sekali tahun ini gak bisa puasa dulu nih maaak...huhuhu...
    Mudah2an tahun depan mah bisaaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaah, halangan ya mak? Aamiin, mudah-mudahan tahun depan ya mak dapat kesempatan puasa Arafah.

      Delete
  4. Aku lebih mengikuiti kata2 pemerintah saja.
    Dan saran dari banyak ustad lainnya memang lebih baik ngikutin pemetintah
    soalnya yang ustad felix bilang itu dalilnya kurang kuat.
    Tapi kalau mau lebih aman puasa aja dari hari jumat sampai sabtu,
    toh gak ada salahnya memperbanyak puasa di awal bulan dzulhijah ini
    ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss mbak :) saya juga puasa dari hari ini. Iya, lebih baik mengikuti pemerintah, karena sebagai rakyat memang dianjurkan untuk mengikuti pemerintahnya.

      Delete
  5. Bener Mak...saya pun turut ulul amri sesuai anjura Rasul. Beliau pasti tau yaa... tanpa ada satu yg dipegang, kita bercerai berai.. :)

    ReplyDelete
  6. saya puasa juga ikut pemerintah *ga ada yang nanya* :D

    ReplyDelete
  7. selamat berpuasa arofah ya Mak, semoga barokah :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…