Skip to main content

BBM Mau Naik Lagi?

Katanya kan BBM mau naik lagi bulan November atau Desember ini ya. Eh, bukan katanya tapi kemungkinan besar iya. Hanya belum pasti tepatnya mulai tanggal berapa dan berapa naiknya. Yang saya tau sih naiknya lumayan juga, beberapa ribu rupiah. Terus kita harus bilang apa teman??? Hore atau asyik :D Saya lebih milih untuk positif thinking aja. Alhamdulillaah aja, supaya nikmat Allah bertambah lagi. Gak ada gunanya juga kalau kita ngeluh, selain cape hati bisa-bisa malah nambahin dosa.

Sumber gambar dari sini




Sebenernya mah kalau mau dibawa pusing ya bakalan pusing juga lah. Coba bayangin, ini kan BBM belum naik ya, eh..harga-harga mah udah naik duluan geura. Contohnya : air PDAM  nih, tarif per meter kubiknya naik loh mulai pembayaran bulan November ini. Padahal air di rumah lagi jarang ngalir, ehhh bayarnya teteup mahal. Selain soal air, biaya tarif transaksi perbankan juga naik. Yang biasanya serba 5000 rupiah nih kalau transfer-transfer antar bank, kemaren saya coba pakai BSM ke BNI biaya transfernya 6500 rupiah. Gak tau deh kalau bank lain naiknya berapa.

Belum lagi kenaikan-kenaikan harga yang lainnya, terutama kenaikan kebutuhan barang-barang pokok. Kemungkinan besar naik juga. Kalau gak naik ya kualitasnya turun. Sama aja jatuhnya. Untuk beberapa barang saya lebih milih harganya naik dibanding kualitasnya turun, misalnya untuk makanan. 

Ya, yang jelas siap-siap aja deh. Siapin mental yang kuat dan pikiran yang positif serta tetap optimis menghadapi semuanya. Mudah-mudahan Allah memberikan lebih banyak rezeki bagi mereka yang hidupnya kekurangan, aamiin. 

Comments

  1. Waahh..tranfer antar bank naik juga ya? Duh, saya belom nge-cek! Terimakasih sudah diingatkan Mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak naik setelah beberapa tahun ini tetap di kisaran 5 rb..

      Delete
  2. mending nyanyi aja yuk mak..naik naik ke puncak gunung tinggi tinggi sekali...hihi..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …