Skip to main content

Dicintai Apa Adanya

Sumber gambar dari sini

Termasuk hal yang sangat membahagiakan adalah saat kita bisa dicintai oleh pasangan sesuai dengan apa adanya diri kita, tanpa kita harus mengubah diri kita menjadi orang lain demi pasangan kita. Kecuali untuk hal-hal yang memang harus di ubah ya, misal : kebiasaan melewatkan shalat Subuh, puasa Ramadhan masih banyak bolongnya tanpa alasan syar'i, atau sering lupa bayar zakat. Nah, itu mah wajib di ubah :p

Saya pernah mengalami, di mana saya merasa gak menjadi diri saya sendiri saat bersama seseorang. Pada saat itu saya merasa kehilangan jati diri saya sendiri. Saya harus berubah menjadi orang lain agar bisa merasa diterima oleh orang tersebut. Dalam keadaan seperti itu, pada awalnya bisa jadi kita berkata, "that's ok, i will change for you", but one day we'll said "that's enough, i'm tired!." 

Jangan sampai kita berusaha menjadi orang lain di luar diri kita hanya untuk menarik perhatian orang lain. Tetaplah menjadi diri kita sendiri, sebab jika seseorang benar-benar menyayangi kita dengan tulus, maka ia akan membiarkan kita menjadi diri kita sendiri. Begitulah seharusnya :) 

Hubungan cinta yang sehat di dalamnya terdapat penerimaan, yaitu menerima pasangan kita apa adanya, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Inilah yang pada akhirnya akan menimbulkan rasa nyaman, karena kita merasa diterima oleh pasangan kita, dan bisa menjadi diri kita sendiri di hadapannya. Owww, amazing ;)




*Self reminder*

Comments

  1. Justru kalau kita sayang seseorang dengan tulus, mestinya membiarkan dia jadi diri sendiri kan yaa...:)

    ReplyDelete
  2. alhamdulillah udah berlalu ya mak. Emang kita para wanita itu halus perasaannya, Rasul juga udah ngingetin kalo wanita itu terbuat dari tulang rusuk, akan patah jika terlalu keras menasihati. Tetap semangat ya mak :)

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah mbaaak...
    Sudah menemukan pasangan yang mau menerimaku apa adanya sehingga tetap bisa menjadi diri sendiri...
    Walopun seiring berjalannya waktu kita akhirnya berkompromi untuk mengubah beberapa kebiasaan buruk kita demi kemaslahatan bersama mbak...hihihi...
    *masalah telat bangun pagiku gara2 suka keasyikan begadang nonton drama itu lah mbaaak...hihihi...*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syukurlah mak :) enak ya..
      Hihi, iya itu memang sebaiknya di perbaiki mak, tapi kan suami gak melarang dirimu tergila2 sama Lee Min Ho :p *untungnya*

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…