Skip to main content

Iri Adalah Penyakit yang Berbahaya

Sumber gambar dari sini




Salah satu penyakit hati yang berbahaya adalah rasa iri. Iri yaitu saat kamu merasa gak suka saat melihat orang lain mendapat keberhasilan, saat orang lain mendapat kebahagiaan, atau saat orang lain mendapatkan apa yang kamu gak miliki. Setiap orang pasti memiliki kecenderungan untuk merasakan hal ini, sebab pada hakikatnya manusia memang selalu diganggu oleh perasaan-perasaan negatif yang bisa menjerumuskan kita pada dosa. 

Bedanya, ada orang yang kuat imannya dan ada orang yang lemah imannya. Orang yang kuat imannya tak akan membiarkan rasa iri mengotori hatinya. Saat terbersit rasa iri, orang yang kuat imannya akan langsung menyadari bahwa hal itu adalah sebuah keburukan, dan langsung beristighfar serta memohon pada Allah agar terhindar dari rasa iri. 

Sedangkan orang yang lemah imannya, akan membiarkan rasa iri tersebut mengotori hatinya. Orang yang lemah imannya sering tak menyadari bahwa rasa iri adalah keburukan yang harus dihilangkan dari hati kita. Sebab rasa iri yang berlebihan bisa berubah menjadi dengki. Dengki yaitu rasa ingin menghilangkan nikmat yang dimiliki orang lain. Na'udzubillahi min dzalik.

Rasa iri membuat kita mudah merasa cemburu pada orang lain. Kita merasa gundah saat orang lain mendapat keberhasilan. Padahal seharusnya saat orang mendapat keberhasilan atau kebahagiaan, yang sebaiknya kita lakukan adalah ikut mensyukurinya dan ikut merasa bahagia. Sebab pada dasarnya semua keberhasilan dan kebahagiaan yang diperoleh setiap manusia berasal dari Allah.

Semua adalah nikmat dan rezeki dari Allah yang harus kita syukuri, sekalipun rezeki itu bukan jatuh ke tangan kita. Tapi yakinlah bahwa Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi setiap manusia. Apa yang kita miliki dan apa yang belum jadi milik kita, ini adalah ketentuan yang terbaik dari Allah, maka jangan keluhkan. 

Comments

  1. iri yg positif katanya boleh mak, suka iri kalo ada yang menerbitkan buku hihi. Tapi jangan sampai bikin kita jadi kepikiran terus dan gamau berusaha ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau itu mah bukan iri mak, tapi jadi termotivasi :D

      Delete
  2. iyaa orang seperti memang selalu ada menghiasi hidup kita.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …