Skip to main content

Jangan Mengeluh di Sembarang Tempat

Sumber gambar dari sini




Gak ada orang yang gak pernah mengeluh dalam hidupnya, Sebab, manusia memang udah kodratnya diciptakan suka berkeluh kesah.

"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah." (Qur'an surat Al-Ma'arij ayat 19-20).

Itu sebabnya manusia gak bisa lepas dari yang namanya mengeluh. Hanya saja setiap orang memiliki cara mengeluh yang berbeda serta kadar keluhan yang berbeda. Ada orang yang sering mengeluh dan ada juga orang yang berusaha dan memilih untuk gak sering mengeluh. Ada orang yang suka mengeluh disertai dengan amarah, ada juga orang-orang yang mengeluh tapi tetap berusaha sabar. 

Tapi hati-hati loh memilih tempat mengeluh. Jangan mengeluh di sembarang tempat, bisa bahaya! Tepatnya, jika kita mengeluh di dunia maya. Terbukti kan, beberapa kali keluhan di dunia maya malah berujung ke polisi. Keluhan kita seolah bisa menjadi boomerang, sebab pihak yang disebutkan dalam keluhan kita tersebut gak terima dan kemudian melaporkannya ke polisi. Ngeri ya, padahal awalnya terlihat sepele namun jadi masalah cukup besar kalau udah sampai ke kepolisian. Makanya berhati-hatilah dalam mengeluh, apalagi jika keluhan kita itu menyeret nama orang lain atau pihak lain. 

Tempat mengeluh yang paling baik hanya pada Allah. Sebab hanya Allah yang bisa memberikan solusi atas segala keluhan kita. Segala ujian hidup yang kita keluhkan itu semuanya berasal dari Allah. Jadi seharusnya hanya pada-Nya lah kita mengadukan segalanya. Hanya Allah yang paling mengerti dan mengetahui segala yang terjadi. Kita hanya perlu mengadu dan memohon solusi dari-Nya, disertai usaha mencari jalan keluar. 

Comments

  1. istilahnya,jangan buang sampah sembarangan..itu yg sering saya baca hehehe
    apa kabar mbk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baik mbak, alhamdulillaah :) Mbak Hanna gimana?

      Delete
  2. aduuuh saya suka ngeluh nggak mak kalo di blog? jangan2 tanpa sadar ngeluh gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya belum pernah baca keluhan Mak Kania :) Insya Allah gak ada ya mak..

      Delete
  3. Duuuh...jadi intropeksi deh, keluhan saya pada tercecer dimana yaa..? :(

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …