Skip to main content

Kesabaran Berbuah Manis

Sumber gambar dari sini




Ada orang-orang yang memiliki tingkat kesabaran yang tinggi, dan sebaliknya ada juga orang-orang yang rendah kesabarannya. Tapi saya percaya bahwa kesabaran itu bukan semata-mata dianugerahi Allah tanpa adanya sebuah proses untuk mendapatkannya. Saya yakin, kesabaran bisa dimiliki semua orang karena kesabaran bisa dipelajari dan dilatih pada diri kita. *Sekalipun saya masih seringkali gagal untuk sabar*. 

Salah satu ujian kesabaran bagi manusia adalah saat kita harus sabar menunggu terkabulnya doa dan harapan kita. Tak semua doa yang kita panjatkan pada Allah akan langsung dikabulkan oleh-Nya. Bisa jadi Allah mengabulkan doa kita di akhirat kelak. 

Kita kerap bersikap terburu-buru, merasa galau saat doa kita belum juga dikabulkan. Di sinilah kita bisa belajar bersabar, tetaplah menjaga kesabaran dalam penantian. Sebab jika memang waktunya sudah tiba -untuk doa kita terkabulkan- pasti itu akan terwujud. 

Mengetahui betapa baiknya sebuah kesabaran adalah hal yang mudah. Meyakini bahwa kita harus belajar untuk sabar juga termasuk hal yang mudah. Namun mempertahankan kesabaran saat Allah menguji kesabaran kita adalah hal yang tak mudah. Sebab semakin kita ingin bersabar bisa jadi semakin besar pula ujian kesabaran kita. Tapi kesabaran selalu berbuah manis :) 

"Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (Qur'an surat An-Nahl ayat 96).

"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (Qur'an surat Az-Zumar ayat 10)

"Mereka itulah orang-orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya." (Qur'an surat Al-Furqan ayat 75)




*self reminder*

Comments

  1. segala kesabaran itu buahnya pasti manis Mbak,
    hanya saja terkadang saya aja yg gak sabaran menunggunya...
    diperlukan keikhlasan dan tawakal di dalamnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak Ninik :)
      Saya juga masih sering gagal sabar :p

      Delete
  2. Allah selalu berada dengan orang-orang yang sabar... memang agak sulit ya melakukannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, gak mudah..tapi balasannya sebanding :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …