Skip to main content

Keterbukaan Dalam Komunikasi Itu Penting

Saya termasuk orang yang paling merasa gak suka dibohongi, apalagi oleh pasangan. Saya menyukai keterbukaan dan kejujuran dalam komunikasi. Saya beranggapan bahwa hubungan yang baik harus dilandasi oleh kejujuran. Tepatnya komunikasi yang jujur dan terbuka. Tak seharusnya ada rahasia diantara pasangan, terutama untuk hal-hal yang memang perlu dan penting untuk diketahui pasangan.

Keterbukaan dan kejujuran terhadap pasangan merupakan salah satu tanda bahwa ada kepercayaan di antara mereka. Saat kepercayaan itu rusak akibat sebuah kebohongan, tentu akan berdampak pada hubungan itu sendiri. Termasuk saat kita menutupi kebenaran terhadap pasangan, ini juga bisa dikatakan kebohongan. Suatu saat jika kebenaran terungkap, akibatnya bisa lebih buruk, sebab saat itu kepercayaan telah rusak.

Yang terbaik adalah bersikap terbuka dan jujur terhadap pasangan, apapun konsekuensinya. Yakinlah, bahwa kejujuran insya Allah akan membawa kebaikan. Hubungan yang sehat adalah sebuah hubungan yang dilandasi oleh keterbukaan dan kejujuran dalam komunikasi terhadap pasangan. Kejujuran akan menciptakan kedamaian dan rasa tenang pada diri kita serta pasangan.



Sumber gambar dari sini

Namun, hal ini harus dibangun oleh kedua belah pihak. Pihak lelaki dan wanita, atau suami dan istri, keduanya harus sama-sama berusaha menciptakan komunikasi yang terbuka dan jujur. Jika hal ini hanya dibangun oleh satu pihak aja, maka gak akan berhasil. Karena dalam sebuah hubungan harus ada saling atau kerjasama.




*Self reminder*

Comments

  1. Setuju pake banget mbak....dengan terbiasa jujur kepada seseorang, terlebih pada pasangan, akan memupuk rasa saling percaya. Dan rasa saling percaya inilah kunci penting dalam pondasi sebuah rumah tangga. Nice share ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kepercayaan bisa kuat kalau ada keterbukaan dan kejujuran ya mbak :)

      Delete
  2. Setuju banget nih mbaaak...kunci komunikasi memang kejujuran :)

    InsyaAllah kita bisa sama2 saling jujur kepada pasangan kita yah mbaaak :)

    Tapi Abah pernah tuh kepergok ngebohong ama aku...
    pas ditelfon bilang udah di jalan padahal masih di kantor, takut aku omelin kayaknya...bhuahahaha...
    tapi bohong tipe begitu masih bisa kutoleransi laaaah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya gak punya pasangan :p
      Haha, itu mah kebohongan sepele ya, tapi gak boleh jadi kebiasaan loh, soalnya kebohongan besar bisa muncul berawal dari kebohongan2 kecil..

      Delete
  3. bener, mak. harus saling menjaga komunikasi agar tetap stabil di situasi apa pun.

    ReplyDelete
  4. sekali berbohong pasti akan berlanjut pada kebohongan berikutnya, untuk menutupi kebohongan sebelumnya....
    semoga kita selalu bisa bersikap jujur ya Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, sebisa mungkin hindari kebiasaan berbohong..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …