Skip to main content

Memasuki Musim Hujan

Sumber gambar dari sini




Aaah, akhirnya air PDAM di rumah kembali mengalir lagi. Meski belum selancar beberapa bulan lalu waktu sebelum air PDAM suka mati, tapi sekitar semingguan ini udah mulai rutin ngalir lagi setiap malam. Alhamdulillaah. Jadi saya gak perlu capek ngambilin air dari tempat saudara lagi, gak perlu repot harus numpang mandi di tempat saudara lagi, dan yang penting yaitu saya bisa banyak minum lagi, hehe. Soalnya airnya udah banyak buat persediaan bolak-balik pipis ke kamar mandi :p

Memasuki musim hujan, alhamdulillaah air lancar, sekarang berkutat dengan cucian yang gak langsung kering dan udara yang dingiiin. Tapi gak masalah, cucian gak langsung kering tinggal pakai molto supaya gak bau. Udara yang dingin tinggal selimutan atau pakai jaket. 

Enaknya saya yang seorang work at home mom gak perlu repot mikirin bakal kehujanan saat pergi atau pulang kantor. Mau ujan atau gak saya bisa tetap enjoy ngerjain kerjaan, ya selama gak sampai banjir ke dalam rumah aja. 

Alhamdulillaah, Allah kasih saya kerjaan yang bisa saya lakukan dari rumah. Saya gak perlu keluar rumah ninggalin anak untuk dapat uang. Subhanallah, kalau inget ini saya ngerasa bersyukuuur banget :) Apalagi kerjaan saya juga merupakan sesuatu yang saya sukai yaitu menulis. Saya juga bersyukur dipertemukan dengan orang yang baik di kerjaan saya ini. *Mbak Ika thanks yaaa*. Bersyukur bisa dipertemukan denganmu. 

Selalu ada banyak hal yang bisa kita syukuri :) 

Comments

  1. betul mak... selalu ada banyak hal yg harus dan bisa disyukuri

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillaah. Selamat ya, Mbak. Ikut bahagia. . .

    ReplyDelete
  3. alhamdulillah mak air di rumah udah mengalir ya. sama nih cucian ga cepat kering jadinya sampe dua hari di jemuran. tapi ya gimana lagi jalani aja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rumah jadi penuh sama jemuran yang belum kering, digantung2in :p hehe..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…