Skip to main content

Mendengarkan Kata Hati

Sumber gambar dari sini




Kata hati adalah sebuah dorongan atau semacam bisikan yang ada dalam hatimu, dan mengarahkanmu melakukan sesuatu yang benar. Kata hati ini datang dari hati nurani, di mana hati nurani seseorang itu sebenarnya selalu mengarahkan pada hal-hal yang baik. Sebab secara kodrati, setiap manusia dilahirkan dalam keadaan suci, termasuk juga hatinya. Namun dalam perjalanan hidup manusia, kita diberi kebebasan untuk memilih setiap tindakan yang kita ambil.

Setiap kebaikan pastinya membuat hati kita merasa damai. Nah, saat kita merasa damai saat melakukan sesuatu, maka saat itulah kita sedang melakukan sesuatu yang sesuai dengan hati nurani kita. Sebaliknya, saat kita melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hati nurani, pasti ada perasaan tak tenang dan batin kita tak bisa damai seperti saat kita sedang mengikuti hati nurani. 

Tapi masalahnya, tak semua orang bisa mendengarkan kata hatinya dengan baik. Seperti yang kita ketahui, bahwa kita tak pernah lepas dari yang namanya godaan. Godaan inilah yang membuat kita kerap kesulitan untuk bisa mendengarkan hati nurani kita dengan baik. Hati nurani berkata A, pikiran berkata B, orang lain berkata C, akhirnya yang kita lakukan adalah D. Intinya, kita sering mengabaikan hati nurani kita, karena banyaknya godaan yang datang.

Itu sebabnya, kita kerap mendengar nasihat, ikutilah kata hatimu, sebab kata hati tak pernah salah. Ya, itu benar adanya, karena kata hati datang dari hati nurani atau lubuk hati kita yang terdalam. Di sanalah suara hati yang paling jujur. Tapi kita perlu ilmu untuk bisa menjaga hati nurani kita tetap bersih, sehingga kita lebih mudah mengenali kata hati yang berasal dari hati nurani. Ilmu tersebut yaitu memperbanyak kebaikan dan menghindari keburukan, agar hati nurani kita tak terkotori oleh segala godaan negatif. 

Comments

  1. Banyak tulisan yang bagus disini,.. Memotivasi banget Mba..

    Nice, salam :)

    ReplyDelete
  2. nice post mak... buat sy pribadi utk membedakan suara hati yg murni atau hanya sekedar bisikan/godaan syetan memang sulit mak ,perlu "akal jernih" plus "tuntunan" dari Allah... :)

    ReplyDelete
  3. Bener banget Mbak Arifah.. saya juga selalu berpikir begitu. Tapi anehnya semua keputusan yang akhirnya saya ambil selalu saja tidak cocok dengan kata hati, walhasil menderita sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terpengaruh sama hal-hal di luar kata hati sih ya :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …