Skip to main content

Patah Hati Adalah Risiko Dari Mencintai

Sumber gambar dari sini




Saat kamu mulai mencintai seseorang, belajarlah untuk siap dengan risiko dari mencintai. Salah satu hal yang harus dipelajari adalah kesiapan kita untuk patah hati. Maksudnya di sini bukan berarti kita berpikiran buruk terhadap masa depan. Tapi kita juga harus mempersiapkan diri kita agar jangan sampai terlalu terlena pada rasa cinta yang berlebihan atau memabukkan. Sebab banyak juga kejadian tragis dalam kisah cinta, yang dipicu karena rasa sakit hati akibat patah hati. Na'udzubillahi min dzalik.

Jangan sampai rasa cinta membuat kita dibutakan oleh segala resiko yang ada. Saat kita mencintai seseorang bukan berarti ia juga akan membalas perasaan kita. Saat kita memiliki pasangan yang kita cintai bukan berarti ia tak akan menyakiti kita. Dan saat kita sudah mengucap janji sehidup semati dengan pasangan kita, bukan berarti pula ia tak akan pergi meninggalkan kita lebih dulu. 

Sebab tak ada satupun yang sempurna selain Allah, termasuk dalam hubungan percintaan antara dua orang manusia. Tak semua kisah cinta akan berakhir dengan happy ending. Tapi jika kisah cinta kita tak berakhir dengan happy ending, don't be too heartaches, this is not the end of our lives. Try to let it go and move on! 

Saat kita patah hati, bukan berarti kisah cinta dalam hidup kita berakhir. Bisa jadi ini kesempatan kita melepaskan orang yang memang tak tepat untuk kita, dan mendapatkan seseorang yang tepat bagi kita. Think positive!

Comments

  1. Betul mbak......, jangan terlalu berlebihan dalam mencintai seseorang. Alasannya, bila belum menikah, bisa jadi ia bukanlah jodoh yang ditakdirkan Allah untuk kita ; dan bila sudah menikah, bisa jadi nanti berpisah atau mungkin pergi lbh dulu meninggalkan kita. Yang apabila kita terlalu berlebihan mencintainya, kita bisa sangat sedih, jatuh, dan tak bisa bangkit.
    Ada benarnya, cintailah makhluk sesuai kadarnya saja, karena ia tak abadi. Saya masih percaya, cinta sejati itu hanya untuk Allah semata ^^
    Sementara, cinta pada pasangan, pada anak, pada orangtua, bisa membawa manfaat, tapi bisa juga menjadi fitnah/ujian selama didunia. Bahkan, bisa mengantarkan kita kpd kekufuran, wal'iyadzubillah. Mudah2an kita dijauhkan dari sikap cinta yg berlebihan kpd makhluk.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, dengan menyadari bahwa jatuh cinta ada resikonya, diharapkan kita jadi gak berlebihan dalam mencintai. Agar gak terlalu sakit hati saat sesuatu yg kita tak harapkan terjadi..

      Delete
  2. Kata org bijak, jangan terlalu mencinta dan membenci. Emang bener ya mak,Allah Maha Pembolak balik hati. hati qt hrs slalu milih Allah krn Dia tak tak akan mengecewakan kita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, yang sedang2 aja ya mak :p hihi, gak berlebihan maksudnya..

      Delete
  3. setujuuuu bangeeet teh (boleh ya panggil teteh :D),
    konsekuensinya jatuh cinta ya patah hati yaa..
    Kalo gak berani patah hati, gausah berani beraninya jatuh cintaa.. ya gak teh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak boleh ih, hehe..boleh atuh :)
      Iyaaa, harus siap juga sama risikonya ya..

      Delete
  4. Yap absolutely right! Dan sejak pertama saya mencintainya, saya sudah siap dengan semua resikonya mbak... aku siap patah hati karena memang cinta ini tidak akan pernah ia ketahui. *ciehhhh jadi curhat sy mbak :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …