Skip to main content

Saat Ada Orang yang Bersikap Buruk

Di dunia ini kita akan menemukan orang-orang yang bersikap baik pada kita, dan juga sebaliknya akan ada orang-orang yang bersikap buruk pada kita. Ya, minimal akan ada saatnya di mana kamu merasa diperlakukan tak baik oleh orang lain, baik itu melalui ucapan atau perilaku mereka. Ini seperti hukum alam ya, sesuatu yang memang tak bisa kita hindari. 

Sebenarnya itu termasuk ujian bagi kita. Orang yang bersikap baik maupun buruk merupakan ujian bagi kita, akan seperti apa kita menyikapinya. Akankah kita bisa membalas dan menghargai kebaikan orang lain, serta bisakah kita sabar (menahan diri) menyikapi keburukan orang lain, bahkan justru membalasnya dengan kebaikan. 

Saat ada orang yang bersikap buruk pada kita, berusahalah agar jangan sampai keburukannya menulari kita. Maksudnya, jangan sampai kita ikut-ikutan berbuat keburukan seperti yang dilakukannya. Misal : saat ada orang yang membicarakan aib kita, kemudian kitapun membalasnya dengan membuka aib orang tersebut. Pada akhirnya, kita akan sama buruknya dengan orang tersebut kan? Justru bisa jadi kita lebih buruk loh, jika ternyata sikap buruk kita lebih keterlaluan. Na'udzubillahi min dzalik.


Sumber gambar dari sini


Sebenarnya saat ada orang yang bersikap buruk pada kita, mereka justru sedang mempertontonkan keburukan mereka sendiri pada kita. Tahanlah dirimu untuk tak membalas keburukan dengan keburukan. Tapi yang lebih hebat adalah saat kita sanggup membalas keburukan dengan kebaikan. *Wooow, it's a best shot*.




*Self reminder*

Comments

  1. That's hard but beautiful ketika kejahatan di Halas kebaikan. Seperti Rasul yg selalu me nyuapi nenek buta yg membencinya. Ketika Rasul wafat sang nenek kehilangankarena siapkan Rasul itu khas, penuh kelembutan..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…