Skip to main content

Ucapkan Salam Dengan Benar

Sumber gambar dari sini



Sayang banget deh kalau masih ada muslim dan muslimah yang masih salah dalam pengucapan atau penulisan salam. Misal dengan menyingkat ucapan salam, menjadi : ass, aslmkm, aslm, dan lainnya. Penulisan yang salah tentu akan membuat arti dari ucapan salam tersebut menjadi keliru. 

Tentu kita gak pernah ya dengar ada ucapan bismillah atau alhamdulillaah yang disingkat seperti pengucapan salam, sebab dalam Islam memang gak ada ajaran untuk menyingkat-nyingkat kalimat yang mengandung doa atau zikir di dalamnya. Ini juga berlaku untuk penulisan shallallahu 'alaihi wasallam dan subhanahu wa ta'ala. Kedua kalimat tersebut suka disingkat menjadi SAW dan SWT. Kalau saya lebih memilih menulis tanpa disingkat atau lebih memilih menulis tanpa kepanjangan tersebut dibanding harus menulis namun dengan menyingkatnya. 


Ucapan salam dalam Islam, yaitu assalamu'alaikum merupakan sebuah doa. Arti dari assalamu'alaikum adalah semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu. Sebagai muslim kita dianjurkan untuk menebarkan salam, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : 

"Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan tidaklah kalian beriman hingga kalian saling menyayangi. Maukah kalian aku tunjukkan atas sesuatu yang mana apabila kalian mengerjakannya niscaya kalian akan saling menyayangi. Sebarkanlah salam di antara kalian." (Hadist riwayat Muslim).

Jadi, mengucapkan salam merupakan salah satu ibadah. Oleh sebab itu ucapkanlah dengan benar, tanpa menyingkatnya. Insya Allah pahalanya jadi sempurna, aamiin. Selain itu ucapan salam dengan penulisan yang benar, tentunya lebih enak dan indah didengar :) 










Comments

  1. iya mak betul banget..salam kan doa jadi harus diucapkan dengan benar

    ReplyDelete
  2. Iya mba bener banget, kadang kalau lagi males saya mending gak balas salam yang seperti itu, habis gak ada artinya juga! Kalau lagi rajin saya balas sejelas2nya.. Tapi mba, saya kemarin baca di konsultasi syariah, katanya kalau kita terima salam lewat tulisan kita boleh membalasnya dengan lisan saja saat itu juga tanpa perlu menuliskannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, saya juga pernah baca soal itu :) memang bisa dijawab secara lisan aja, tapi kalau ditulis rasanya lebih baik untuk mencegah adanya su'udzan dari org yg memberi salam, karena dikiranya kita gak jawab salamnya.

      Delete
  3. Hehehe iya lhoo..suka denger nada memberi salam persis bilang "Helooo". Padahal makna nya dalam banget yaa..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau soal nada setau saya gak masalah mak, asalkan pengucapannya benar. Saya belum pernah dengar soal ini soalnya :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…