Skip to main content

Carilah Lingkungan yang Memotivasi

Untuk menjaga agar semangat kita tetap bagus saat melakukan sesuatu, atau dalam mencapai tujuan kita, diperlukan sebuah motivasi. Tapi, memotivasi diri sendiri kadangkala begitu sulit. Kalau sudah begitu, rasanya memotivasi orang lain jauh lebih mudah deh. Nah, di saat seperti itulah kita membutuhkan motivasi dari orang lain. Kita membutuhkan orang-orang yang membantu kita untuk tetap semangat.

Sumber gambar dari sini

Maka dari itu, carilah lingkungan yang bisa memberikan kita motivasi. Lingkungan tersebut bisa kita dapatkan dalam bentuk komunitas. Jika kita sedang ingin belajar hidup sehat dengan menjadi vegetarian, maka bergabunglah dengan orang-orang yang mempunyai tujuan sama dengan kita (vegetarian). Atau, jika kita membutuhkan motivasi agar bisa semangat belajar mengenai parenting, kita bisa bergabung dengan wanita-wanita yang juga sedang belajar mengenai parenting.

Zaman sekarang, alhamdulillaah kita sangat dimudahkan oleh kemajuan internet, sebab di dunia maya kita bisa dengan mudah menemukan berbagai macam komunitas yang menggabungkan orang-orang dengan minat yang sama. Komunitas bertema parenting, penulis, blogger, pecinta hidup sehat, para wiraswasta, dan masih banyak lagi. Ini untuk komunitas online. Tapi, komunitas offline pun tak kalah banyaknya loh.

Dengan bergabung dalam komunitas yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kita, akan membuat kita termotivasi. Selain itu, kita juga bisa ikut membantu orang lain dengan memberikan motivasi pada mereka.

Comments

  1. Setujuu, Mak...tinggal cerdas memilih dan banyak mencari saja :)

    ReplyDelete
  2. iya mba alhamdulillah banget, ga kayak dulu. saya pun ga kesepian tinggal di kota asing berkat layanan internet dan karyanya Mark Zuberiah :)
    betewe apa kabar mba..semoga selalu sehat bersama si kecil di bulan hujan ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hati2 mbak, ntar yang punya nama complain :p
      Alhamdulillaah kabarku baik, mbak dan keluarga gimana, sehat?

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…