Skip to main content

Gak Ada Waktu! Benarkah?

Kalau kita sedang sibuk, kita sering merasa waktu sehari 24 jam itu rasanya gak cukup ya. Mau baca buku gak sempat, mau silaturahmi mengunjungi sahabat gak sempat juga, atau mau hadir ke acara pengajian masih gak sempat juga, dan masih banyak lagi sederet aktivitas bermanfaat yang sebetulnya kita bisa lakukan, tapi kita berdalih gak sempat. Gak sempat, artinya kita gak ada waktu untuk melakukan hal itu. 


Sumber gambar : rumpitekno.com

Namun, sebenarnya bukan gak ada waktu atau gak sempat, tapi memang sengaja gak menyempatkan waktu yang kita miliki untuk hal-hal tersebut. Waktu 24 jam sehari yang Allah berikan untuk kita, itu diberikan pada kita secara gratis dan kitapun diberi kebebasan untuk mengatur atau mengelola waktu tersebut. Apakah akan kita gunakan untuk melakukan aktivitas ini dan aktivitas itu, semuanya kita sendiri yang memilih dan mengaturnya. 

Jadi, saat kita merasa gak sempat melakukan berbagai aktivitas yang sebenarnya bermanfaat, itu karena kita belum pintar mengatur waktu dengan baik. Kita selalu punya waktu untuk melakukan berbagai aktivitas bermanfaat, selama kita berusaha meluangkan waktu kita untuk itu. 

Pintar mengatur waktu, artinya kita tau mana aktivitas yang bermanfaat dan penting untuk dilakukan dan mana aktivitas yang kurang bermanfaat, serta mana aktivitas yang mendatangkan kesia-siaan. Setelah itu, kita juga tau mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda. Hal-hal tersebut mengajarkan kita untuk menentukan prioritas. 

Jadi, jangan bilang gak ada waktu, tapi introspeksilah diri kita dan tanyakan mengapa kita tak meluangkan waktu untuk melakukan hal itu?




*Self reminder*

Comments

  1. iya tuh mba..manajemennya yg kurang cakap, kayak aku nii :)

    ReplyDelete
  2. Hikssss...., merasa tertohok dengan tulisan ini *sedih* karena merasa masih belum pintar mengatur waktu, padahal 24 jam ya dirumah aja kebanyakan
    Mudah2an kedepannya bisa lebih tertata lagi manajemen waktunya,aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang gak mudah mbak :p saya juga tertohok banget sama tulisan sendiri, hihi..

      Delete
  3. Ke pengajian masih bisa, tapi begitu pulang langsung pengennya santai. Baca buku bisa, tapi berujung ngantuk, akhirnya batal rencana potong rumput misalnya. Jadi ujung-ujungnya tetep blm pandai memenej waktu. Payah dehh !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata banyak yang belum bisa mengelola waktu ya mak :) Termasuk saya :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…