Skip to main content

Ketakutanmu yang Menjatuhkanmu

Semua orang pasti pernah merasakan ketakutan terhadap sesuatu. Begitu pun saya, beberapa kali mengalami ketakutan dalam hidup. Ini adalah hal yang sangat wajar, manusiawi lah ya. Eh, tunggu dulu, tapi dikatakan tak wajar jika ketakutan yang kita rasakan ini berlebihan dan terlalu sering. Tapi kalau masih dalam batas wajar, it's ok kok sebenarnya :) Malah kalau kita tak punya rasa takut sama sekali, akan aneh jadinya ya.

Namun, seringkali ketakutan kita terhadap sesuatu terjadi tak pada tempatnya dan malah merugikan kita. Misalnya : ketakutan yang diakibatkan dari pikiran-pikiran kita yang negatif, akibat dari tak memiliki kepercayaan diri, dan yang paling sering terjadi adalah ketakutan yang diakibatkan oleh lemahnya iman kita kepada Allah. 

Sadarkah kita, bahwa ketakutan itu hanya soal perasaan kita aja? Ya, ketakutan adalah perasaan yang muncul akibat dari pikiran-pikiran kita sendiri, yang menganggap hal-hal buruk akan terjadi. Should be underlined : pikiran-pikiran kita sendiri. Jadi, kuncinya adalah kendalikan pikiran kita. 


Sumber gambar dari sini

Ketakutan seringkali membuat kita kehilangan semangat, menjadi pesimis, dan menghilangkan kesempatan kita untuk berada pada situasi yang lebih baik. Tak ada manfaatnya ya, merasa ketakutan? Dalam Islam, hanya Allah lah yang berhak untuk kita takuti. Milikilah sikap yang pemberani. Berani dalam kebaikan, kebenaran, dan segala hal yang positif untuk kita lakukan. Jangan biarkan ketakutan kita, melemahkan dan menjatuhkan kita.




*Self reminder*

Comments

  1. saya juga sering merasa takut, dan ketika takut melanda rasanya hati menjadi kerdil dan aktivitas jadi terhambat., bagai katak dalam tempurung rasanya ga bebas, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasa takut bisa dikendalikan mak :) Kalau berlebihan dan sering, gak bagus untuk batin kita..

      Delete
  2. saya juga banyak ketakutan di hati, kadang bisa diatasi kadang ngga :(

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…