Skip to main content

My Gratitude

Alhamdulillaah, di postingan kali ini saya hanya ingin mengungkapkan betapa bersyukurnya saya. Masih diberi kesehatan, meski beberapa hari terakhir ada sedikit keluhan seputar kesehatan, tapi selama saya masih bisa beraktivitas, masih bisa makan dan minum, masih bisa jalan-jalan bareng keluarga, masih bisa membuat tulisan, dan masih bisa melakukan pekerjaan rumah tangga, saya merasa sehat :) Sakit-sakit sedikit mah gak perlu dibesar-besarin lah ya..

Saya juga bersyukur masih dikelilingi oleh keluarga tersayang. Alia, mama, adikku, mereka adalah keluarga kecilku yang membuat hari-hariku lebih berarti. Sampai detik ini saya masih merasa takjub dengan kehadiran Alia. Saya gak pernah menyangka ternyata memiliki anak benar-benar membuat saya tau seperti apa itu cinta sejati, unconditional love. I love you so much, i love you to the fullest baby.. 

Saya juga bersyukur banget bisa bekerja sebagai penulis konten. Because i really love writing. Saya gak merasa seperti sedang bekerja saat sedang melakukan pekerjaan saya. Enaknya lagi, saya gak perlu keluar rumah dan pisah sama anak untuk mendapat uang. Saya melakukannya setiap hari dari rumah. Alhamdulillaah. Dan, saya juga dapat partner yang super baik *Mbak Ika thank u :)


Sumber gambar : freespiritgirl.com

And finaly, i wanna say thanks to Allah, because You are the only one who always beside me in any condition. Meski saya sangat jauh dari sempurna, meski masih jauh dari kata baik, masih banyak dan sering berbuat dosa, tapi saya yakin Dirimu satu-satunya yang selalu jadi pelindungku. Alhamdulillaah. Terima kasih Allah. *Kumohon tolong ajari aku untuk sungguh-sungguh mencintaimu, aamiin.

Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …