Skip to main content

Mensyukuri Segala Hal Terkadang Tak Mudah

Meski kita tau bahwa bersyukur itu lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih sehat dibanding mengeluh. Tapi, terkadang atau bahkan seringkali kita masih kesulitan untuk bisa menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Rasanya tulisan atau slogan "Bersyukurlah dalam segala hal" harus kita taruh di setiap tempat yang bisa kita lihat, agar kita selalu mengingatnya. Hehe..

Sebenarnya, bukan hal yang tak mungkin untuk kita bisa bersyukur dalam segala hal. Kuncinya adalah selalu berusaha melihat segala hal yang terjadi pada kita dari sisi pandang yang positif (hikmahnya), dan hindari melihat sisi negatifnya. Sebelumnya, kita juga harus yakin bahwa segala hal yang terjadi pada diri kita adalah atas seizin-Nya, dan semua pemberiannya adalah yang terbaik bagi kita.

Tapi pada prakteknya, saat terjadi sesuatu yang tak sesuai harapan kita, kita seringkali terburu-buru memberikan reaksi berupa rasa kecewa. Inilah yang akhirnya membuat kita jadi mengeluh. Karena hal pertama yang kita pikirkan adalah sisi negatifnya. Kita seringkali baru menyadari hikmah (sisi positif) dari sebuah kejadian setelah kita mengeluhkannya. 


Sumber gambar : picturequotes.com

Maka sebaiknya, saat kita mengalami kejadian yang tak sesuai dengan harapan kita, hal pertama yang harus kita lakukan adalah menahan diri dari terburu-buru memberikan reaksi. Di sinilah tantangannya, menahan diri! Renungkan dulu, dan pikirkan sisi positifnya. Pasti ada hikmah dari setiap kejadian. Setelah kita mendapat pikiran yang positif, barulah kita bersikap atau bertindak. 

Comments

  1. trims tulisannya mba...mudah2an bs selalu bersyukur

    ReplyDelete
  2. Jika kita selalu bersyukur..Allah akan selalu menambah nikmat kita. Makasih mbak sudah mengingatkan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…