Skip to main content

Renungan di Pagi Hari

Sumber gambar : picturescafe.com

Saat kita bangun di pagi hari, pernahkah kamu menyadari betapa beruntung dan bersyukurnya kita, di pagi ini kita masih dibangunkan oleh Allah dan masih dikaruniai kesehatan oleh-Nya? Cobalah renungkan, di luar sana ada banyak nyawa yang hilang setiap harinya, bahkan setiap detik. Di luar sana ada banyak orang yang sedang terbaring kritis di rumah sakit, mereka berjuang untuk kesembuhannya. 

Ada banyak orang yang begitu mengharapkan kesehatan seperti yang kita miliki. Namun kita seringkali lupa untuk benar-benar bisa mensyukuri kesehatan. Bahkan mengucapkan terima kasih dan syukur pada Allah setiap hari pun kadang terlewatkan. Apa kita terlalu sibuk dengan urusan duniawi? Lupakah kita bahwa semuanya adalah pemberian-Nya? Maka mengapa tak kita dahulukan syukur kita pada-Nya?

Setiap harinya masiiih saja ada yang kita keluhkan, anak-anak yang berbuat ulah, jalanan macet, hujan, hari yang terlalu panas, sikap orang lain yang tak sesuai harapan, semua bisa jadi bahan keluhan. Padahal itu semua tak lebih penting dari kesempatan hidup serta kesehatan yang kita miliki. 

Kita juga masih seringkali merasa kekurangan. Merasa kekurangan dalam harta, dalam penampilan, dalam kasih sayang orang lain, dalam pergaulan, dalam pekerjaan, dan lain-lain. Tak akan ada habisnya rasa tak puas itu jika kita tak pernah merasa betul-betul bersyukur atas semua yang diberikan-Nya. 




*Self reminder*

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…