Skip to main content

Tak Selalu Harus Dengan Nasihat

Saat ada orang lain yang sedang mengalami masalah, kemudian mereka menceritakan keluh kesahnya pada kita, biasanya kita akan memberi mereka nasihat. Nasihat berupa masukan atau saran yang positif, termasuk kata-kata dukungan yang menghibur. Tapi, tahukah kamu, bahwa tak selalu itu yang diharapkan oleh mereka. Dan terkadang, memang bukan nasihatlah yang sebenarnya mereka butuhkan. 

Saat ada orang yang mengeluhkan masalah atau beban mereka pada kita, tak selalu harus kita sikapi dengan memberi nasihat, saran, atau masukan. Jika seseorang sedang sangat merasa lelah atau stress dengan permasalahan yang membebani pikirannya, hal pertama yang sebaiknya kita lakukan pada saat itu adalah berusaha memahaminya atau berempati padanya. 

Biasanya, itulah yang lebih mereka butuhkan dibandingkan dengan nasihat, yang bisa jadi malah membuat mereka semakin pusing memikirkannya. Karena saat hati seseorang sedang sangat kalut, mereka hanya butuh dimengerti dan dipahami, bukan dinasihati. Dengan dimengerti dan dipahami, membuat mereka tak merasa sendirian. Mereka akan merasa, 'ternyata ada orang lain yang bisa mengerti'.


Sumber gambar : flickr.com

Jika suasana hati mereka sudah lebih tenang, barulah kita bisa memberinya nasihat. Jadi, memberi nasihat pada orang yang sedang mempunyai masalah, tak bisa sembarangan. Jangan sampai nasihat yang kita berikan hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri, artinya tak sampai masuk ke dalam pikiran atau hati orang lain. 

Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …