Skip to main content

Terlalu Sensitif

Apakah kamu termasuk orang yang sensitif? Atau bahkan terlalu sensitif? Biasanya sih, wanita yang sedang hamil memiliki kecenderungan untuk jadi lebih sensitif ya. Tapi, kalau di luar masa kehamilan, kita terlalu sensitif rasanya agak merepotkan ya. Sebab, orang yang terlalu sensitif seringkali lebih mudah mengarah pada hal-hal yang negatif dibanding positif.

Sumber gambar : liveluvcreate.com

Orang yang terlalu sensitif biasanya lebih mudah khawatir, mudah tersinggung, dan mudah berpikir negatif. Itu sebabnya orang yang terlalu sensitif identik dengan cengeng, mudah menangis, dan mudah marah. Orang yang terlalu sensitif seringkali menanggapi segala sesuatu secara berlebihan, mereka juga memiliki perasaan yang terlalu peka dalam memberikan sebuah respon.

Sebenarnya orang yang sensitif itu gak buruk, justru dalam beberapa hal kita perlu memiliki sifat sensitif. Yang tak baik adalah jika sifat sensitif itu kita miliki secara berlebihan. Selain tak baik untuk diri kita, sifat terlalu sensitif ini juga bisa membuat orang di sekitar kita jadi tak nyaman. 

Untuk bisa mengurangi sifat kita yang terlalu sensitif, adalah dengan cara mengubah cara berpikir kita, dengan memperbanyak positive thinking. Selain itu, kita juga perlu bersikap lebih santai dalam menanggapi sesuatu, tak perlu terburu-buru merespon. Jadi, saat sifat sensitif kita muncul, berusahalah untuk santai (tarif nafas dalam), mencoba menahan diri dari memberikan respon secara terburu-buru, dan ubah setiap pikiran negatif kita menjadi pikiran yang positif.

Comments

  1. berpikir positif itu memang kadang sulit dipraktekkan ya Mbak, tapi harus tetap semangat dan berusaha :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mengendalikan pikiran memang gak mudah :)

      Delete
  2. Wah sama dengan saya. Saya sering lebih merasa sensitif tdk menguntungkan karena bisa merubah mood tiba2, malah jadi masalah selanjutnya. Berusaha berpikiran positif tapi berat banget :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang gak mudah mbak, untuk selalu berpikir positif, harus terus latihan, latihan, dan latihan :)

      Delete
  3. Aku biasanya akan sangat sensitif kalau tamu bulanan datang mak hehehe

    ReplyDelete
  4. apalagi jaman sosmed gini, kalau gampang sensi bakal nyesek sendiri ya maak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak :) banyak yang memprovokasi ya :p

      Delete
  5. waduh, ini saya banget mak...makasih sharenya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih, baru aja komen di blogmu mak, eh..Mak Kania komen di sini :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…