Skip to main content

Agar Mudah Bangun Malam untuk Bertahajud

Bagi sebagian orang, ibadah Tahajud (yang termasuk ke dalam Qiyamul lail/ibadah malam) bisa jadi mudah, tapi bagi sebagian lagi bisa jadi terasa sangat sulit untuk dilakukan. Ya, memang bangun malam itu tak mudah. Jangankan untuk bangun malam, terkadang bangun Subuh atau bahkan bangun pagi, bisa saja sulit bagi sebagian orang. Padahal, ibadah Tahajud ini sayang banget deh, kalau dilewatin. Pada waktu ibadah malam, itu merupakan salah satu waktu terbaik untuk kita berdoa, selain itu shalat Tahajud merupakan ibadah shalat sunnah yang paling utama setelah shalat wajib.


Sumber gambar : gambarkata.co

Tapi, di mana ada kemauan di situ pasti ada jalan. Kalau kita betul-betul niat untuk Tahajud, insya Allah pasti bisa, asal disertai dengan usaha juga. Ada beberapa usaha yang bisa kita lakukan agar mudah bangun malam untuk bertahajud, yaitu : 

1.  Jangan Tidur Terlalu Malam

Semakin malam waktu tidur kita, biasanya akan semakin sulit bagi kita untuk bangun lebih awal. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari tidur terlalu malam, jika kita ingin bangun malam untuk Tahajud. Tidur malam dalam Islam, sebaiknya adalah setelah shalat Isya. 

2.  Wudlu Sebelum Tidur

Wudlu sebelum tidur itu baik lho, karena termasuk ibadah sunnah. 

“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa : 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci'". (Hadist Riwayat Ibnu Hibban).

3.  Sebelum Tidur, Niatkan Diri untuk Bertahajud

Ini penting banget, karena dengan kita betul-betul berniat, akan menunjukkan kesungguhan kita. Allah tentu akan lebih menolong hamba-Nya yang bersungguh-sungguh saat memiliki niat baik.

4.  Perbanyak Doa dan Dzikir Sebelum Tidur

Perbanyaklah doa, memohon kepada Allah agar membangunkan kita di malam hari untuk bertahajud. Iringi juga dengan dzikir agar kita tertidur saat sedang mengingat-Nya.

5.  Pasang Alarm

Terakhir, pasang alarm yang mengingatkan kita untuk bangun di jam malam yang kita mau, apakah jam 1, 2, atau 3. 

Nah, semoga berhasil ya! Buat kamu yang mau dibangunin untuk Tahajud oleh saya via WA, silahkan email, tapi khusus untuk perempuan ya. 

Comments

  1. Mbaak....memang harus diniatkan sejak mau tidur ya Mbak..
    biasanya tanpa alarm pun kita akan bangun, asal sudah niat sejak mau tidur :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tergantung niat kuat atau enggak ya mbak :)

      Delete
  2. terima kasih tipsnya mbak
    emang susah banget mau bangun tahajud, apalagi di musim dingin begini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, kedinginan enaknya tidur emang ya :p

      Delete
  3. Niat adalah hal utamanya mbak. Kalau udah punya niat kuat, biasanya kebangun sendiri di jam-jam tahajud. Tapi kalau niatnya setengah-setengah, alarm bunyi berkali-kali pun tetep aja ntar pilih lanjut tidur. Alarmnya dimatiin. *pengalaman hehe

    ReplyDelete
  4. Saya kesulitan bangun mba soalnya memang sering telat tidur malam. Kadang pasang alarm pun tak mempan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebisa mungkin hindari begadang, kalau ingin bisa Tahajud. Tapi bisa aja sih, kalau memang kita terpaksa tidur larut malam, dicoba aja keempat saran lainnya ya.. Perkuat niatnya..

      Delete
  5. Aku gak pernah pakai alarm kalau mau bangun malam. Ntar yang ada malah gak bisa sholat tahajud soalnya si kecil ikutan bangun :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, iya ya, hehe.. Alhamdulillaah mbak, kalau bisa bangun tanpa alarm :)

      Delete
  6. Dija suka ikut bangun tengah malam
    tapi trus tidur lagi
    hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, ikut bangun malam sama tante Elsa yah..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…