Skip to main content

Kami Kehilanganmu...

Begitu banyak orang mengenal dan begitu akrab dengan sosok seorang Olga Syahputra. Seorang komedian, presenter, aktor, penyanyi, pokoknya entertainer sejati. Bahkan, anak saya Alia -yang pada waktu Olga masih sering tampil di televisi-, masih berusia 2 tahunan, begitu hafal dengan sosok Olga. Apa mungkin karena tingkah lucunya, murah senyumnya, ataukah karena kebaikan hatinya, sehingga anak batita pun bisa tertarik padanya.

Saya termasuk salah seorang yang ikut merasa sedih saat penyakit Olga semakin parah, di awal tahun 2014, yang kemudian membuatnya harus di rawat di Singapura pada bulan April 2014. Saya berharap Olga bisa sembuh, kembali berkarya, dan kembali memberi banyak manfaat bagi orang lain melalui kebaikan hatinya. Saya tak bisa melakukan hal lain, kecuali hanya doa yang saya panjatkan untuknya. Meski saya bukan penggemarnya, yang selalu mengikuti setiap jejak karirnya, tapi saya sangat kagum dengan kebaikan hatinya.

Ya, saya mengagumi kebaikannya, kemurahan hatinya, serta kerendahan hatinya. Saya seolah diingatkan, bahwa kebaikan hati seseorang tak dilihat dari peci ataupun sorban yang menutup kepalanya, baju koko yang ia kenakan, ataupun celana cingkrangnya, tapi dari hatinya, yang tercermin dari perbuatannya terhadap orang lain. Saya yakin, ia adalah orang baik, meski saya tak pernah secara langsung berkenalan dengannya. Orang baik akan mendapatkan yang terbaik pula sebagai balasannya.


Sumber gambar : dreamstime.com

Kini, kami kehilanganmu.., keluarga, kerabat, sahabat, teman, rekan kerja, anak-anak asuhmu, orang-orang yang pernah kau bantu, serta semua penggemar setiamu, juga orang-orang yang mengagumimu. Kemarin sore, kau meninggalkan dunia dan kembali kepada-Nya. Tapi kami tau, bahwa ini adalah yang terbaik dari Allah untukmu. Hanya doa dan Al-Fatihah yang bisa kami kirimkan untukmu. Mudah-mudahan Allah menempatkan dirimu di tempat yang terbaik, menghapuskan semua kesalahanmu, dan menerima semua amal dan ibadahmu, aamiin. 

Selamat jalan, saudara kami sesama muslim, Olga Syahputra. 

Comments

  1. Sedih ya kehilangan salah satu artis yang sangat baik dan murah hati ini, semoga Allah memberikan tempat yang terindah buat Olga...Alfatihah buatnya :(

    ReplyDelete
  2. Sedih juga aku, Mak. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah ya...

    ReplyDelete
  3. semoga mendapat tempat terbaik disisiNya..

    ReplyDelete
  4. Insya Allah diberi tempat terbaik disisiNya,amin.....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …