Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2015

Saat Terasa Sulit Mengikuti Kemauan-Nya

Manusia sebaiknya menyadari bahwa segala sesuatu adalah milik-Nya, berasal dari-Nya, kemudian akan kembali lagi kepada-Nya, Allah subhanahu wa ta'ala. Kehidupan yang kita jalani merupakan pemberian-Nya, kita hanya sekadar menjalani saja. Kita berkeinginan, tapi Allah yang menentukan keputusan-Nya. Kita berharap, namun Allah yang mewujudkannya. Kita berusaha, namun Allah yang memudahkan kita mendapatkan hasilnya.




Semua itu menunjukkan bahwa pada akhirnya Allah adalah Yang Maha Menentukan. Hidup kita berada dalam kendali-Nya. Tapi, kita wajib berusaha, dan kita juga diberi kebebasan untuk memilih jalan mana yang akan kita tempuh. Tak ada paksaan apapun dari-Nya, kan? Bahkan untuk perkara wajib sekalipun, seperti shalat, kita tak di paksa untuk melakukannya. Jika kita melakukannya, itu atas dasar pilihan kita sendiri. 

Meski hidup kita berada dalam kendali-Nya, tapi kita juga diberi nafsu dan emosi untuk bisa merasa menginginkan atau mengharapkan sesuatu sesuai dengan kemauan kita. Na…

Semakin Sibuk Dirimu, Belum Tentu Semakin Produktif

Bersyukurlah kita yang masih diberi kekuatan untuk menyibukkan diri dengan segala aktivitas sehari-hari. Tentunya kita bersyukur dan senang ya, kalau hari-hari yang kita jalani penuh dengan aktivitas yang bermanfaat dan menghasilkan. Dibandingkan jika kita hanya terebengong-bengong / melamun tanpa tau harus melakukan apa. Wah, bisa-bisa kita stress ya. Hehe..

Eh, tapi tunggu dulu. semakin sibuk seseorang belum tentu hidupnya semakin baik, bahagia, dan produktif (memberikan banyak manfaat). Bisa jadi, semakin sibuk diri kita, semakin jauh pula hidup kita dari produktif. Buktinya banyak orang sibuk yang merasa stress, tak bahagia, tak damai dengan hidupnya. Keadaan seperti itu tentu tak bisa dikategorikan produktif. Kenapa begitu, coba? Karena tak ada manajemen (pengelolaan waktu) yang baik.



Syarat sebuah aktivitas dikatakan produktif, yaitu bila aktivitas tersebut memberikan banyak manfaat bukan hanya bagi diri kita lahir dan batin, tetapi juga juga bagi orang lain. Dan untuk mencapai hi…

Jangan Fokuskan Bisnis Hanya Pada Uang

Yang namanya bisnis, ya pastinya memang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan materi. Sebagian besar bisnis tujuan utamanya adalah uang. Bagus dong, karena bisnis atau berdagang merupakan jalan untuk mencari rezeki yang memang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam serta Khadijah radiallahu anha, juga merupakan pebisnis yang sukses pada masanya.

Tapi kita sebaiknya berhati-hati, jangan memfokuskan bisnis hanya untuk kepentingan materi semata. Fokus utama dari sebuah bisnis itu sebenarnya bukan uang. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbisnis dengan tujuan ibadah. Ibadah artinya bisnis yang kita lakukan harus menjadi ladang amal kebaikan bagi kita. 

Berbisnis juga menjadi ujian bagi kita untuk mengukur seberapa kuat sikap tawakkal (berserah diri) kita terhadap Allah. Karena dalam berbisnis pasti ada turun naiknya, ada kalanya bisnis yang kita jalankan lancar, dan ada kalanya juga bisnis yang kita jalankan mengalami sepi pesanan, penurunan l…

Kekurangan dan Kelebihan Uang, Keduanya Bisa Bikin Kamu Stress

Kita seringkali berpikir bahwa keadaan yang bisa membuat kita stress adalah pada saat kita kekurangan uang. Di saat itulah, kita stress memikirkan bagaimana caranya menutupi kekurangan biaya hidup sehari-hari. Kita stress karena banyak kebutuhan dan keinginan kita yang tak terpenuhi karena kekurangan uang tersebut. Apalagi kalau di tambah dengan adanya tagihan hutang yang belum mampu kita bayarkan. Aduh, tambah stress, deh..




Tapi, sebenarnya bukan hanya pada saat kita kekurangan uang saja kita bisa merasa stress. Pada saat kita sedang kelebihan uang pun, kita bisa juga dilanda stress. Bahkan tak sedikit pula jumlah orang yang memiliki uang berlebih, dan mereka stress karenanya. Lho, kok bisa sih? Padahal kalau kita membayangkan, ("Wah, orang banyak duit itu enak ya, bisa beli apa aja yang mereka mau, pergi liburan keliling dunia, makan di restoran mewah, nginep di restoran mahal, naik mobil keren..'' *bla, bla, bla), tampaknya mereka bahagia.

Terus kenapa dong, mereka stres…

Seberapa Penting Sebuah 'Rencana' dalam Hidupmu?

Setiap orang perlu memiliki rencana dalam hidupnya. Bukan hanya pekerjaan atau bisnis saja yang membutuhkan sebuah rencana, tapi juga hidup kita sehari-hari seharusnya disertai dengan rencana-rencana. Allah memiliki rencana, begitupun manusia. Tapi kita harus sadar bahwa semua rencana kita hasil akhirnya ditentukan oleh Allah. Kita hanya harus berusaha dan berdoa melaksanakan rencana-rencana baik kita, kemudian bertawakkal (berserah diri kepada-Nya).




Sebelumnya, kita juga perlu tau nih, seberapa penting sebuah 'rencana' dalam hidup kita. Kenapa sih, harus ada rencana? Berikut ini ada tiga alasan mengapa kita harus punya rencana. Ini menunjukkan manfaat penting dari sebuah rencana dalam hidup kita.

1.  Hidup lebih terarah dan fokus

Dengan adanya rencana dalam hidup kita, tentunya akan membuat hidup kita jadi lebih terarah, kita tau mau kemana kita melangkah, karena kita tau apa yang akan kita lakukan setelah ini, selanjutnya dan seterusnya. Kita juga jadi fokus pada apa yang kita …

Hapus Kata 'Gagal' dari Kamus Kehidupanmu

Kata gagal sering diidentikkan dengan pengertian jatuh, bangkrut, kalah, ataupun yang semacamnya. Pokoknya, diserupakan dengan kata-kata yang mengarah pada makna negatif. Maka dari itu, ketika kita menyebut kata gagal, bisa menimbulkan rasa pesimis, sedih, atau takut. Sehingga menyebabkan kita jadi takut akan kegagalan, dan berusaha menghindarinya dengan cara tak mau mencoba sesuatu, karena tak mau mengambil risiko berupa kegagalan.



Sebenarnya, tak perlu ada kata gagal dalam kamus kehidupan kita, apalagi jika kata gagal kita maknai sebagai kata yang negatif. Saat kita tak berhasil melakukan sesuatu jangan sebut dan anggap hal itu sebagai kegagalan. Di sini, kita harus mengubah pikiran kita atau cara pandang kita. Anggaplah ketidakberhasilan sebagai sebuah kesempatan untuk belajar demi mendapat hasil yang lebih baik. 

Ketidakberhasilan merupakan kesempatan bagi kita, untuk memulai sesuatu dari awal lagi dengan lebih baik. Ini juga merupakan kesempatan untuk kita berusaha menemukan cara y…

Keuntungan dari Lebih Banyak Mendengar Dibanding Berbicara

Coba pikir, mengapa kita punya dua telinga, sedangkan mulut kita hanya satu? Jika kita ambil hikmahnya, bisa jadi itu adalah petunjuk bagi kita, untuk lebih banyak mendengar dibanding berbicara. Jangan sampai sebaliknya, di mana kita lebih banyak berbicara namun sedikit sekali mendengarkan. Ada beberapa keuntungan yang kita peroleh dari lebih banyak mendengar dibanding berbicara, yaitu :

1.  Membuat kita lebih pintar

Dengan banyak mendengar, artinya kita banyak menyerap informasi. Apalagi jika yang kita dengarkan adalah ilmu, maka ini bisa membuat kita menjadi pintar. Semakin banyak hal-hal bermanfaat / ilmu yang kita dengarkan, maka semakin meningkat pula kepintaran kita.

2.  Membuat kita lebih bisa memahami orang lain / lebih peka

Saat kita lebih banyak mendengarkan orang lain, itu membuat kita jadi lebih bisa memahami orang lain, dan lebih peka terhadap keadaannya. Sebab untuk benar-benar memahami keadaan orang lain, kita harus tau apa yang mereka rasakan, dan ini bisa kita dapatkan ji…

Berpikir Ulang Tentang Hubunganmu dengan Dia, Saat Bertemu Kondisi Ini

Pernikahan yang harmonis dan langgeng, merupakan dambaan semua orang, termasuk saya, dan kamu juga, kan? :) Salah satu cara yang bisa kita lakukan yaitu dengan memilih calon pendamping hidup yang tepat, yang kita benar-benar yakin dengannya. Ungkapan 'lebih baik patah hati sebelum menikah dibanding cerai setelah menikah', ini benar juga, lho.

Jadi, jika sebelum menikah ada hal-hal yang membuat kita harus berpikir ulang tentang hubungan kita dengan dia, bisa jadi itu pertanda bahwa memang hubungan kita dengannya tak baik untuk dilanjutkan. Lalu, kondisi apa saja sih, yang membuat kita harus berpikir ulang pada saat itu? 

1. Tak seiman

Hal ini berlaku khususnya bagi perempuan. Sebab, dalam Islam perempuan di larang untuk menikah dengan lelaki non muslim. Tetapi, bagi lelaki, ia diberi kelonggaran untuk bisa menikahi perempuan non muslim. Maka dari itu, jika kita (perempuan) tak seiman dengan calon suami kita, pertimbangkan kembali untuk menikah dengannya, apakah kita siap menanggun…

Sikap Lebih Penting Dari Kemampuan

Menurut kamu mana yang lebih penting antara sikap dan kemampuan? Menurut saya, lebih penting sikap, lho. Kemampuan setinggi apapun, kalau tak dilengkapi dengan sikap yang baik, rasanya percuma, deh. Coba kamu perhatikan, di luar sana orang-orang sukses yang bisa bertahan lama dalam karirnya, adalah mereka yang memiliki sikap-sikap terbaik.

Kemampuan seseorang memang bisa membuat kita terpikat sejak pertama kali melihatnya, namun yang bisa membuat hati kita betul-betul terpikat selamanya tentu setelah kita juga mengagumi sikap baiknya. Kemampuan seseorang hanya mampu menyentuh pikiran kita, tapi yang mampu menyentuh hati kita adalah sesuatu yang juga datang dari hati, yaitu kebaikan hati (sikap baik). 




Kemampuan lebih mudah untuk dipelajari asalkan ada kemauan dan usaha. Misalnya, jika kita ingin belajar Bahasa Inggris, asalkan kita belajar dengan rajin, maka kemampuan Bahasa Inggris kita juga akan meningkat. Tapi tak demikian untuk sikap. Sikap lebih sulit untuk dipelajari. Selain harus…

7 Kondisi yang Kerap Memicu Kemarahan

Di balik sebuah kemarahan, pasti ada faktor pemicunya. Meski kadang-kadang kita berpikir, "Nih, orang kenapa sih marah-marah gak jelas", "Gak ada angin gak ada ujan, eh..dia marah-marah", dan semacamnya. Marah itu merupakan akibat, dan yang paling tau apa penyebabnya, ya orang yang sedang marah tersebut, orang lain seringkali gagal paham (tak mengerti).

Ada banyak faktor yang bisa memicu kemarahan seseorang. Di sini saya akan bahas beberapa faktor tersebut. Dengan begitu, setidaknya kita bisa sedikit memahami alasan di balik sebuah kemarahan. Dan juga kita bisa mencoba untuk menghindari faktor-faktor berikut, yang bisa mencegah kita dari kemarahan. Ayo, disimak :)

1.  Stress

Saat kita sedang stress, pikiran kita diisi dengan berbagai hal yang tak menyenangkan, yang membuat kita tak bisa berpikir jernih. Hal inilah yang menyebabkan kita menjadi lebih mudah marah.

2.  Lapar




Saat perut kita kosong, kita menjadi lebih mudah marah. Coba perhatikan deh saat kita lapar, kita j…

3 Simple Ways to 'Take it Easy' (Don't Be Emotional)

Sikap emosional seringkali merugikan kita. Bukan hanya diri kita, tapi juga merugikan orang-orang di sekitar kita. Setiap manusia memang punya kecenderungan untuk memiliki sikap emosional, karena manusia dikaruniai emosi dalam dirinya. Ada orang-orang yang pintar mengendalikan emosi, dan ada orang-orang yang tak pintar mengendalikan emosi, sehingga muncul lah sikap emosional tersebut. 

Meski kita sudah berusaha untuk mengendalikan emosi, kenyataannya, dalam keseharian akan tetap kita temukan hal-hal atau orang-orang yang memicu emosi kita. Berikut ini ada tiga cara sederhana yang bisa kita lakukan saat ada kejadian yang memicu emosi kita, agar kita bisa bersikap lebih tenang / santai dalam menanggapi kejadian tersebut.

1.  Just smile



Hal pertama yang kita lakukan adalah tersenyum. Saat kita tersenyum, rasa emosional dalam diri kita akan langsung berkurang. Jika kita tak bisa tersenyum secara fisik, cobalah untuk tetap tersenyum dalam hati, dan ubah ekspresi emosionalmu (cemberut, muka da…

Kita Selalu Butuh Bantuan Orang Lain

Manusia memang makhluk sosial yang tak akan pernah bisa hidup sendiri. Kita selalu butuh peran orang lain di sekitar kita. Meski kita seringkali tak terlalu menyadari betapa pentingnya keberadaan orang-orang di sekitar yang membantu kita. Kita menganggap itu sekadar bagian dari kehidupan, padahal jika kita renungi, betapa kita sangat membutuhkan orang lain dalam kehidupan kita, termasuk saat kita berada di puncak kesuksesan. 




Tapi bukan berarti kita harus bergantung pada orang lain ya, maksud membutuhkan di sini yaitu perlunya sikap saling membantu, saling bekerja sama, serta saling menghargai antar sesama manusia. Bukan hanya mereka yang kekurangan atau kesulitan saja yang membutuhkan bantuan dari orang lain, tapi semua orang membutuhkan bantuan. 

Orang-orang paling sukses di dunia pun pasti membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Mereka butuh orang-orang di samping mereka untuk menjalankan bisnis / perusahaan mereka. Justru semakin sukses seseorang, semakin banyak mereka membutuhkan or…

Ini Dia Kiat Utama untuk Terus Melaju Menuju Impianmu

Kamu punya impian? Bersyukurlah jika kamu memiliki impian. Sebab sebuah impian bisa membuat hidup kita lebih terarah, kita tau mau kemana kita melangkah. Kita juga jadi lebih semangat dan termotivasi dalam menjalani hidup, karena adanya impian tersebut. Semakin kuat harapan kita mengenai impian tersebut, maka semakin baik. Dengan begitu semakin besar pula usaha dan kekuatan kita untuk mencapainya.

Namun, perjalanan untuk mencapai impian kita, tak pernah semudah yang kita harapkan. Pasti akan ada liku-liku dan naik turunnya. Itu sebabnya, kita harus punya kiat-kiat yang bisa membuat kita terus melangkah, meski di saat-saat yang tak mudah sekalipun. Ini dia tiga kiat utama agar kita bisa terus melaju menuju impianmu.

1.  Konsisten



Kiat pertama yaitu konsisten, artinya usaha dan doa yang kita lakukan untuk memperoleh impian kita itu tak pernah berhenti. Kita terus melakukannya apapun yang terjadi. Meski orang-orang di sekitar ada yang kurang mendukung, meski ada orang yang berusaha mengecil…

Cara Terbaik untuk Memulai Harimu

Cara kita memulai hari, memang bisa jadi menentukan bagaimana hari kita selanjutnya pada hari itu. Jika kita memulai hari dengan hal-hal yang positif, kemungkinan besar hari itu benar-benar menjadi positif. Sebaliknya, jika di awal hari kita sudah mengawalinya dengan hal-hal negatif, maka tak heran jika sepanjang hari tersebut menjadi buruk bagi kita. 

Oleh sebab itu, biasakanlah untuk memulai hari kita dengan hal-hal positif, dan lihat deh perubahan apa yang terjadi pada kehidupan kita. Hal-hal positif apa aja sih yang bisa kita lakukan di pagi hari? Berikut ini ada beberapa hal positif yang merupakan cara terbaik untuk kita memulai hari : 

1. Bersyukur

Hal paling pertama yang sebaiknya kita lakukan adalah bersyukur. Bersyukur karena Allah masih memberi kita kesempatan untuk menikmati hidup di hari ini. Itu artinya kita diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kita di hari kemarin, dan masih ada kesempatan untuk kita berusaha meraih impian-impian kita. Betapa berharganya …

Beginilah Cara Berpikir Orang yang Optimis

Salah satu hal yang bisa menjadi kekuatan dalam diri kita adalah sikap optimis. Orang-orang yang optimis, memiliki peluang yang lebih besar untuk sukses dan melewati permasalahannya dengan baik. Meski sikap optimis ini bisa dimiliki oleh siapapun, termasuk saya dan kamu, tapi masalahnya, terkadang begitu sulit untuk kita bisa betul-betul bersikap optimis tanpa goyah. Seringkali kita mengalami naik turun dalam bersikap optimis, atau malah banyak turunnya ya :p 

Tenang saja, sikap optimis itu sebenarnya tak terlalu sulit untuk dipelajari. Asal ada kemauan dan usaha, apalagi kalau kita tau kunci-kuncinya untuk bersikap optimis. Ini saya ulas beberapa kunci dari cara berpikir orang yang optimis. Tinggal kita ikutin, ya :)

1.  Melihat sisi positif dari setiap kejadian

Orang yang optimis selalu berusaha untuk melihat sisi positif (baik) dari setiap kejadian yang mereka alami, meski orang-orang di sekitarnya berpikir sebaliknya. Pada akhirnya, apa yang kita rasakan tergantung dari bagaimana car…

Ingin Hidupmu Berubah Lebih Baik? Evaluasi Keburukanmu

Kebaikan dan keburukan seolah menjadi satu paket dalam diri kita yang tak terpisahkan. Saya, kamu, kita semua memilikinya dalam diri kita. Hanya saja tiap-tiap orang memiliki kekuatan hati serta spiritual yang berbeda-beda. Kekuatan hati serta spiritual inilah, yang kemudian menentukan apakah kebaikan atau keburukan yang lebih banyak mendominasi diri kita.

Kebaikan adalah sikap-sikap baik dalam diri kita yang bermanfaat bagi diri kita dan orang lain. Sedangkan keburukan adalah kebalikannya, yaitu sikap-sikap buruk dalam diri kita yang merugikan diri kita dan juga orang lain. Kebaikan dan keburukan bukanlah sikap bawaan yang kita miliki sejak lahir. Sehingga dari keduanya tak ada yang tak bisa berubah

Kebaikan dan keburukan yang kita miliki tak akan mempengaruhi baik atau buruknya masa depan kita. Yang menentukan baik atau buruknya masa depan kita, adalah sikap kita sendiri dalam menyikapi kebaikan dan keburukan dalam diri kita. Sebab pada dasarnya setiap manusia pasti punya kecenderun…

Keseimbangan Hidup Akan Membuatmu Benar-benar 'Hidup'

Tak semua orang yang hidup benar-benar bisa menikmati hidupnya dengan baik. Mereka yang tak bisa menikmati hidup, adalah mereka yang sebenarnya tak memiliki keseimbangan dalam hidupnya.

Jika kita terlalu banyak menghabiskan waktu untuk pekerjaan, akhirnya kita tak punya waktu untuk bersantai-santai bersama keluarga atau melakukan me time (meluangkan waktu untuk diri sendiri). Jika kita terlalu santai dalam hidup, tak pernah benar-benar berusaha dan bekerja keras, kita juga akan banyak kehilangan waktu untuk bisa benar-benar sukses. Pada akhirnya, kita seringkali dilanda rasa tak percaya diri, merasa diri tak berguna, atau bahkan stress.

Oleh karena itu, kita perlu keseimbangan hidup untuk membuat kita benar-benar 'hidup'. Keseimbangan hidup ini bisa dicapai jika kita bisa membagi waktu yang kita miliki dan menjalaninya dengan seimbang. Bagilah waktu yang kita miliki menjadi tiga bagian seperti berikut ini :

1.  Bekerja

Gunakan sepertiga bagian dari waktu kita untuk bekerja. Bekerj…

Mendengar Tapi Tak Menggunakan Hati

Betapa bersyukurnya kita, diberi karunia telinga yang bisa mendengar. Sehingga kita bisa mendengar suara orang-orang yang kita cintai setiap harinya, kita bisa mendengar kicauan burung di pagi hari, gemericik air hujan, alunan ayat-ayat Al-Qur'an serta dzikir yang menenangkan hati. Indahnya suara-suara itu bukan? Alhamdulillaah. Itu semua karena kita memiliki telinga yang bisa mendengar.




Setiap saat kita menggunakan telinga kita untuk mendengar suara ini dan itu. Tak terhitung jumlah suara yang masuk ke telinga kita. Namun, seringkali kita mendengar tapi tak menggunakan hati. Hanya telinga saja yang mendengar, tapi hati kita tak mendengar. Itu sebabnya ada istilah "masuk telinga kanan keluar telinga kiri", artinya apa yang kita dengarkan tak sampai ke hati kita. 

Sehingga kita seringkali tak paham apa yang orang lain rasakan, kita juga tak bisa menangkap dengan baik ilmu-ilmu yang kita dengarkan, termasuk pula saat ada nasehat atau masukan yang disampaikan orang lain pada …