Skip to main content

Beginilah Cara Berpikir Orang yang Optimis

Salah satu hal yang bisa menjadi kekuatan dalam diri kita adalah sikap optimis. Orang-orang yang optimis, memiliki peluang yang lebih besar untuk sukses dan melewati permasalahannya dengan baik. Meski sikap optimis ini bisa dimiliki oleh siapapun, termasuk saya dan kamu, tapi masalahnya, terkadang begitu sulit untuk kita bisa betul-betul bersikap optimis tanpa goyah. Seringkali kita mengalami naik turun dalam bersikap optimis, atau malah banyak turunnya ya :p 

Tenang saja, sikap optimis itu sebenarnya tak terlalu sulit untuk dipelajari. Asal ada kemauan dan usaha, apalagi kalau kita tau kunci-kuncinya untuk bersikap optimis. Ini saya ulas beberapa kunci dari cara berpikir orang yang optimis. Tinggal kita ikutin, ya :)

1.  Melihat sisi positif dari setiap kejadian

Orang yang optimis selalu berusaha untuk melihat sisi positif (baik) dari setiap kejadian yang mereka alami, meski orang-orang di sekitarnya berpikir sebaliknya. Pada akhirnya, apa yang kita rasakan tergantung dari bagaimana cara kita berpikir. Kita selalu bisa memilih apa yang kita pikirkan, dan pasti ada sisi positif dari setiap kejadian. Jadi, pilihlah untuk berpikir positif.

2.  Mengambil hikmah (pembelajaran) dari setiap kejadian


Sumber gambar : emilysquotes.com



Selalu ada hikmah dari setiap kejadian yang kita alami, termasuk dari kejadian buruk / tak menyenangkan. Kejadian seburuk apapun, jika pada akhirnya kita bisa belajar darinya, maka akan ada manfaatnya. Manusia baru bertaubat setelah ia berbuat kesalahan, bukan? Taubat itu sendiri merupakan hal yang baik. Manusia juga seringkali baru menyadari pentingnya sesuatu setelah diberi teguran (misal : baru sadar betapa berharganya sehat setelah diberi sakit). Jadi, selama kita bisa belajar dari sebuah kesalahan atau kejadian (baik/buruk), maka fokuslah pada hikmah yang kita peroleh.

3.  Memiliki harapan yang baik dari setiap kejadian

Orang yang optimis, juga selalu memiliki harapan yang baik dari setiap kejadian dalam hidupnya. Mereka yakin bahwa selama ada kehidupan maka pasti ada harapan. Berharaplah pada Allah, sebab setiap harapan termasuk doa. Dan tak ada yang tak mungkin bagi Allah untuk diwujudkan-Nya. Semakin kuat harapan kita maka semakin baik. 

Gimana, mau ikutan optimis juga? Silahkan dicoba ya, semoga berhasil :)


"Sikap optimis mungkin tak bisa membuatmu keluar dari sebuah masalah, tapi ia akan banyak membantumu menghadapi sebuah masalah". (A.AM)




*Self reminder*

Comments

  1. mantap tipsnya mak
    kadang-kadang kalo sudah ada masalah langsung pesimis :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, harus diusahakan terus mak, supaya bisa optimis :D

      Delete
  2. berfikir optimis bikin gak gampang putus asa :)

    ReplyDelete
  3. iya semuanya berawal dari pikiran, klo otak udah bisa dikendalikan agar selalu melihat sisi-sisi yang baik dari sebuah masalah. rasanya hidup akan selalu menyenangkan..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…