Skip to main content

Kiat Menjalin Hubungan Baik dengan Orang Lain

Memiliki hubungan baik dengan orang lain, tentunya akan membuat hidup kita menjadi lebih bahagia dan juga damai. Buktinya, saat kita memiliki masalah dengan orang lain, pasti hati dan pikiran kita jadi tak tenang. Tapi, terkadang kita mendapatkan masalah dengan orang lain meski kita sudah berusaha bersikap baik pada mereka. Sebab, Allah mendatangkan ujian bagi kita melalui siapa saja, termasuk dari orang lain -yang memancing emosi kita-.

Tapi ada kiatnya lho, agar kita bisa menjalin hubungan baik dengan orang lain. Setidaknya, kiat-kiat berikut bisa menghindarkan kita dari masalah dengan orang lain. Yuk, simak..

1.  Bersikap jujur

Kejujuran sangat penting dalam sebuah hubungan. Orang yang jujur lebih disukai dibandingkan mereka yang dekat dengan kebohongan. Banyak sekali hubungan yang rusak karena disebabkan oleh kebohongan. Oleh karenanya, jagalah kejujuran kita dalam setiap hubungan yang kita jalin dengan orang lain. 

2.  Jangan mudah tersinggung / marah

Sumber gambar : lifehacker.com

Bersikaplah lebih santai saat menanggapi perilaku orang lain yang tak menyenangkan kita. Jangan mudah merasa tersinggung saat ada orang lain yang berkata negatif pada kita. Dan jangan mudah marah, saat ada orang yang menyakiti kita, baik melalui perkataan atau perbuatannya. Selama perbuatan atau perkataan mereka masih bisa kita toleransi (tak keterlaluan), maka maafkanlah mereka, tak perlu buang-buang energi untuk marah. 

3.  Jangan terlalu blak-blakan (ceplas-ceplos)

Jagalah ucapan kita, karena kita tak tau bagaimana tanggapan / persepsi orang lain terhadap ucapan kita. Bisa jadi orang yang mendengar ucapan kita sedang sangat sensitif perasaannya, sehingga membuatnya jadi mudah tersinggung. 

4.  Menghargai orang lain

Hargai orang lain sebagaimana kita juga ingin dihargai. Jangan pernah merasa diri kita lebih baik dari orang lain dan orang lain lebih rendah dari kita. Kita tak tau bagaimana derajat manusia yang sesungguhnya di mata Allah, jadi bersikaplah rendah hati terhadap orang lain. 

5.  Bersikap toleran

Kehidupan kita banyak diwarnai dengan perbedaan. Perbedaan agama, suku, atau latar belakang keluarga. Bersikaplah toleran terhadap perbedaan-perbedaan tersebut, sehingga tak ada diskriminasi ataupun orang-orang yang merasa terkucilkan. 

Akan ada banyak manfaat yang kita peroleh dari hubungan baik yang kita jalin dengan banyak orang :)




*Self reminder*

Comments

  1. Kadang aku suka keceplosan, ngomong terlalu jujur :D

    ReplyDelete
  2. yang nomor 2 itu susah2 gampang,kalau lagi moodnya bagus bisa fine aja,tapi kadnag kalau lagi bad mood,g tau ya,hal2 sepele jadi nggak karuan hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…