Skip to main content

Kita Selalu Butuh Bantuan Orang Lain

Manusia memang makhluk sosial yang tak akan pernah bisa hidup sendiri. Kita selalu butuh peran orang lain di sekitar kita. Meski kita seringkali tak terlalu menyadari betapa pentingnya keberadaan orang-orang di sekitar yang membantu kita. Kita menganggap itu sekadar bagian dari kehidupan, padahal jika kita renungi, betapa kita sangat membutuhkan orang lain dalam kehidupan kita, termasuk saat kita berada di puncak kesuksesan. 


Sumber gambar : galleryhip.com



Tapi bukan berarti kita harus bergantung pada orang lain ya, maksud membutuhkan di sini yaitu perlunya sikap saling membantu, saling bekerja sama, serta saling menghargai antar sesama manusia. Bukan hanya mereka yang kekurangan atau kesulitan saja yang membutuhkan bantuan dari orang lain, tapi semua orang membutuhkan bantuan. 

Orang-orang paling sukses di dunia pun pasti membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Mereka butuh orang-orang di samping mereka untuk menjalankan bisnis / perusahaan mereka. Justru semakin sukses seseorang, semakin banyak mereka membutuhkan orang lain untuk membantu mereka. Apalah artinya kesuksesan seseorang tanpa para pekerjanya (orang yang membantu mereka).

Biasanya kita melihat bahwa para pekerja lah yang membutuhkan orang-orang kaya / sukses sebagai tempat mereka mencari nafkah. Kita melihat bahwa orang-orang sukseslah yang telah membantu para pencari nafkah untuk mendapatkan pekerjaan. Ya, itu semua benar. Tapi jangan lupa, bahwa bukan hanya para pencari nafkah yang merasa terbantu, atau membutuhkan orang-orang sukses -yang memberikan lapangan kerja- tersebut. Sebaliknya, para pemilik lapangan kerja itupun sama membutuhkannya, dan juga merasa terbantu dengan adanya para pekerja.

Di sinilah adanya saling membantu dan saling membutuhkan antar sesama manusia. Perlu adanya kerja sama dan juga sikap saling menghargai agar hidup berjalan harmonis. Kalau saja semua orang bisa menyadari akan hal ini, rasanya tak ada lagi sikap-sikap negatif yang diterima orang-orang tak mampu atau mereka yang kesulitan. Sebab pada dasarnya, setiap manusia pasti butuh bantuan orang lain, siapapun dirimu.


"Jangan pernah merasa besar dan mengecilkan keberadaan orang lain. Bukankah kita semua sama-sama akan kembali dengan selembar kain kafan kepada-Nya.? Lalu apa yang kamu sombongkan.." (A.AM)




*Self reminder*

Comments

  1. Yaap...kerjasama sangat penting, sebagian sukses yg kita miliki adalah berkat campur tangan orang lain :)

    ReplyDelete
  2. saling membutuhkan ya, mba. yang penting menjaga komunikasi dengan orang lain, jadi ketika butuh bantuan tidak kaget tahu2 menghubungi, hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …