Skip to main content

Makna Dari Sebuah Rasa Takut

Tak ada manusia yang tak memiliki rasa takut dalam dirinya. Itu sebabnya rasa takut sebenarnya adalah hal yang sangat wajar. Rasa takut merupakan bagian dari diri kita yang memang harus kita miliki. Bisa dibayangkan jika manusia tak memiliki rasa takut, apalagi terhadap Allah. Tentu akan semakin banyak dosa yang kita lakukan, sebab kita tak takut akan adanya balasan dari dosa yang kita perbuat. 

Ya, rasa takut itu memiliki manfaat bagi diri kita. Rasa takut terhadap Allah membuat kita lebih menjaga diri kita dari perbuatan dosa dan berhati-hati dalam berbuat, karena kita takut kehilangan cinta-Nya, kita takut akan kebesaran-Nya, serta takut akan balasan yang diberikan-Nya atas perbuatan dosa kita. 

Bukan hanya rasa takut terhadap Allah saja yang memiliki manfaat, rasa takut terhadap sesuatu juga bisa bermanfaat bagi kita. Rasa takut itu bermanfaat untuk melindungi, menjaga, atau menghindarkan diri kita dari kejadian yang berbahaya. Rasa takut membuat kita jadi lebih atau bahkan sangat berhati-hati dalam melakukan sesuatu. Dengan kita berhati-hati, tentu bisa memperkecil risiko kita mengalami kejadian berbahaya.

Sumber gambar : telegraph.co.uk



Misal, seorang perempuan yang merasa takut keluar malam sendirian, sehingga ia meminta keluarganya menemani / mengantarkannya. Tentunya hal ini lebih baik agar dirinya lebih terlindungi. Saat seorang lelaki merasa takut untuk mengendarai mobilnya dalam kecepatan tinggi, ini juga akan membuat ia lebih berhati-hati dan menghindari ngebut. Begitu pula seorang anak kecil yang takut terhadap orang asing, hal ini bisa membuatnya terlindungi dari sikap mudah terbujuk rayuan yang biasanya dilakukan oleh para penipu (modus penculikan). 

Dan, masih banyak lagi contoh-contoh lainnya yang sering kita alami dalam keseharian kita. Jadi, rasa takut itu sebenarnya kita perlukan, sebab rasa takut juga memiliki manfaat bagi diri kita. Asalkan rasa takut itu tak berlebihan, dan jangan sampai rasa takut itu menjadi salah, yaitu ketika rasa takut menghalangi kita melakukan hal yang benar dan bermanfaat :)




*Self reminder*

Comments

  1. Daku takut sm tikus mak..
    Takut bgd...ngeri jijik campur2 dah...hiiii..

    Takut saat akan melakukan sesuatu yg baik sih pernah jg mak...itupun muncul stelah ditakut2in,nanti beginilah, begitulah,dimusuhin org dsbg...pdhal nggak sharusnya begitu kn ya mak..tau dah cemen bgd nih eikeh.,.bhrp mdh2an nggak begitu lg., bantu aminin y mak..hehe
    Tfs yaj..udh dpet pencerahan pagi2 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya sama tikus bukan takut tapi lebih ke jijiknya itu lho mak, geli bangeeet :p
      Aamiin, sama-sama mak :)

      Delete
  2. Replies
    1. Hehe, ada positifnya mak, seenggaknya dirimu jadi berhati2 kalau keluar rumah :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…