Skip to main content

Cinta yang Tak Bisa Kau Genggam

Sumber gambar : pepe.com



Cinta itu seperti udara, kita tak bisa melihatnya, tak bisa menyentuhnya, tak bisa menggenggamnya, kita hanya bisa merasakannya. Berikut ini adalah tiga poin mengenai cinta, yang menggambarkan seperti apa itu cinta.

1.  Cinta tak bisa dilihat

Cinta tak memiliki wujud fisik, itulah yang membuat mata penglihatan kita tak bisa melihat sebuah cinta, tapi mata batin / hati kita bisa melihatnya, yaitu dengan cara merasakannya. Kita bisa tau orang itu memiliki cinta atau tidak setelah kita merasakan cintanya. Cinta yang sesungguhnya berasal dari hati, dan sesuatu yang datangnya dari hati bisa ditangkap oleh hati juga. Sebuah cinta tak bisa kita ukur besar atau kecilnya, rendah ataupun dalamnya, dalam bentuk angka. Tapi kita bisa menilai dalamnya cinta seseorang dengan merasakannya. Ya, lagi-lagi hati kita yang bermain di sini. 

2.  Cinta tak bisa disentuh

Cinta tak bisa kita sentuh dengan fisik kita, tapi bisa disentuh oleh hati kita. Saat kita mempunyai cinta dalam diri kita, itu bisa membuat hati orang lain tersentuh oleh cinta kita. Begitu pula sebaliknya, hati kita bisa tersentuh oleh cinta orang lain. 

3.  Cinta tak bisa digenggam

Kita tak bisa mengenggam cinta, artinya kita tak bisa memaksa orang lain untuk mencintai kita. Mungkin kita bisa membuat orang lain berada di samping kita (secara fisik), tapi belum tentu kita bisa memiliki cinta di hatinya, -kecuali orang tersebut memang memiliki cinta untuk kita-. Inilah yang membuat cinta tak bisa dipaksa juga tak bisa dibeli. Saat kita telah memiliki cinta seseorang sekalipun, kita tak bisa menjamin apakah cinta itu akan terus ada untuk kita. Terkadang kita harus melepaskan seseorang yang kita cintai, meski kita ingin sekali bersamanya. 

Ketiga poin di atas menunjukkan bahwa cinta adalah sebuah perasaan, yang hanya bisa kita nikmati dan rasakan, tanpa kita tau kapan cinta itu datang dan pergi. Ia datang dan pergi sesukanya, tanpa bisa direncanakan.

Gimana pendapatmu tentang cinta? Share ya :)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…