Skip to main content

Ingin Hidupmu Lebih Damai? Kurangi Kesibukanmu

Life is beautiful, jika kita bisa selalu merasa damai dalam hidup. Dan damai atau tidaknya hidup kita, ditentukan oleh diri kita sendiri. Dari bagaimana cara kita menjalani hidup. Salah satu hal yang seringkali membuat kita tak bisa merasa damai adalah saat kita terlalu sibuk. Kesibukan bisa mengalihkan dunia kita menjadi penuh dengan rasa cemas, tertekan, banyak pikiran, dan lain-lain. 


Sumber gambar : goodrelaxation.com



Cobalah untuk mengurangi kesibukan, untuk menjadikan hidup kita lebih damai. Dengan mengurangi kesibukan tak akan membuat kita merugi, justru akan menguntungkan kehidupan kita. Saat kita merasa berat untuk mengurangi kesibukan, ada beberapa hal yang sebaiknya kita ingat, berikut ini : 

>>  Uang bukan segalanya

Ingatlah, bahwa uang bukanlah hal yang paling berharga dalam hidup kita. Hidup itu sendirilah yang paling berharga. Jangan mengorbankan hidup kita sendiri demi uang. Uang tak bisa menjadi bekal kematian kita kelak. Uang juga tak akan kita bawa mati.

>>  Hidupmu tak selamanya

Saat kita sibuk bekerja, kita seolah lupa bahwa hidup ini tak selamanya, ada banyak hal dalam hidup yang bisa kita nikmati. Nikmatilah hidup sebaik mungkin selagi kita diberi kesempatan untuk itu. 

>>  Jangan bersikap tamak

Tak semua hal dalam hidup ini harus / bisa kita miliki. Kesempatan bagus berkaitan dengan pekerjaan, bisa saja datang menghampiri di waktu yang hampir bersamaan, namun pilihlah beberapa yang benar-benar mendatangkan banyak manfaat. Tak perlu tamak dalam hidup, lebih baik fokus pada beberapa pekerjaan namun bisa kita kerjakan dengan maksimal. Dibanding mengerjakan banyak pekerjaan yang membuat kita jadi terlalu sibuk, tapi kita tak bisa betul-betul maksimal mengerjakannya. 

>>  Jangan terlalu terobsesi dalam mencapai keinginanmu

Memiliki impian adalah hal yang bagus, tapi jangan menjadikannya sebuah obsesi, yang membuat kita merasa harus mendapatkannya, hingga melakukan segala cara untuk meraihnya. 

>>  Hiduplah dengan seimbang

Jangan pernah memforsir tubuh ataupun pikiran kita untuk melakukan sebuah pekerjaan. Hidup yang baik adalah hidup yang seimbang. Seimbangkan antara kesibukan pekerjaan, waktu istirahat, dan waktu untuk menikmati hidup. (Baca ini : Keseimbangan Hidup Akan Membuatmu Benar-benar 'Hidup'). 

>>  Keluargamu juga membutuhkan dirimu

Luangkan waktu untuk keluarga dan menikmati kebersamaan. Keluarga seringkali terabaikan saat kita sudah terlalu sibuk dengan pekerjaan. Luangkan waktu minimal satu jam setiap harinya untuk kita bisa betul-betul menikmati kebersamaan dengan keluarga. Luangkan juga waktu untuk pergi bersama dengan keluarga, satu atau dua minggu sekali.

>>  Miliki prioritas

Ketahuilah hal yang benar-benar penting dalam hidup kita. Dan fokuslah pada hal yang benar-benar penting tersebut. Hal-hal yang penting adalah hal yang bisa memberikan manfaat secara menyeluruh, untuk lahir dan batin kita, serta orang lain, juga kepentingan dunia akhirat kita. Coba renungkan, apakah setiap kesibukan kita itu adalah hal yang benar-benar penting? Buatlah prioritas, pastikan bahwa yang kita kerjakan adalah hal yang benar-benar penting untuk hidup kita secara keseluruhan.


Kesibukan bisa saja membuat kita memperoleh banyak hal, namun di sisi lain bisa membuat kita kehilangan banyak hal yang sebenarnya lebih berharga. (A.AM)

Gimana, berani mengurangi kesibukan? :) 

Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…