Skip to main content

Ini Manfaat yang Kamu Dapat dari Kebiasaan Bangun Pagi

Bersyukurlah kita sebagai muslim diberi kewajiban menunaikan Shalat Subuh. Dengan demikian kita jadi terbiasa bangun pagi setiap harinya. Dalam Islam pun dianjurkan untuk tak tidur lagi setelah menunaikan Shalat Subuh. Ini bertujuan agar kita bisa memanfaatkan waktu pagi dengan maksimal, dengan melakukan berbagai aktivitas yang bermanfaat, dibanding hanya tidur. 

Sumber gambar : bitlanders.com



Waktu pagi ibaratnya adalah waktu emas kita, di mana aktivitas pagi kita bisa menentukan hari yang kita jalani sepanjang hari tersebut. Buat saya, pagi hari itu istimewa. Apalagi di jam-jam syahdu, yaitu di jam 4 sampai 5, kemudian kesyahduan menurun di jam 5 sampai 6 pagi. Di dua jam tersebut merupakan waktu hening yang bagus untuk kita isi dengan aktivitas yang positif dan inspiratif, misal : membaca buku, menulis, belajar sesuatu, tadabur Al-Qur'an, maupun mendengarkan ceramah di televisi atau radio. 

Ada beberapa manfaat yang kita dapatkan dari kebiasaan bangun pagi, yang sayang sekali untuk kita lewatkan. 

1.  Merupakan kebiasaan baik

Kebiasaan bangun pagi merupakan salah satu kebiasaan hidup yang sangat positif. Dengan membiasakan bangun pagi dan kemudian beraktivitas di pagi hari, berarti kita telah menunaikan salah satu sunnah dalam Islam, untuk tak tidur lagi setelah waktu Subuh. 

2.  Membuat kita belajar disiplin

Dengan membiasakan bangun pagi, kita juga -secara tak sadar- belajar untuk disiplin. Sebab untuk rutin bangun pagi setiap harinya, apalagi di jam yang sama, tentu membutuhkan usaha untuk kita tetap konsisten menjalaninya. 

3.  Membuat kita lebih rileks

Pagi hari merupakan waktu hening, terutama di jam 4 sampai jam 6 pagi, seperti yang saya sebutkan di atas. Pada saat itu pikiran dan tubuh kita otomatis ikut terbawa suasana. Keheningan pagi membuat kita jadi merasa lebih damai. Cobalah untuk betul-betul menikmati waktu tersebut dengan santai, agar kita jadi rileks menjalani hari.

4.  Mengurangi stress

Dengan menikmati waktu hening di pagi hari -yang membuat kita jadi rileks-, bisa mengurangi kadar stress dalam diri kita. Coba bandingkan jika kita melewatkan waktu pagi, dengan bangun di siang hari, di mana kita langsung mengerjakan aktivitas rumah di saat suasana sudah ramai dan udara tak lagi menyejukkan, tentunya ini membuat kita tak bisa betul-betul rileks, dan akhirnya kadar stress kita meningkat. Berkurangnya kadar stress ini, juga membuat kita jadi lebih sehat.

5.  Membuat hidup kita jadi lebih berkualitas

Menjalankan kebiasaan baik, belajar disiplin, serta lebih sehat secara pikiran dan tubuh karena terhindar dari stress, tentunya akan membuat hidup kita jadi lebih berkualitas, lebih baik dan lebih bernilai. 

Dan, yang terpenting adalah jadikan bangun pagi ini sebagai salah satu kebiasaan baik yang konsisten kita lakukan. Kalau kamu, jam berapa biasanya kamu bangun pagi? Share ya :)

Comments

  1. Para ulama dulu banyak yang menulis kitab di pagi hari.
    Sungguh, segera beraktifitas di pagi hari itu menyehatkan: jiwa dan raga.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …