Skip to main content

Kamu Perlu Sikap Tegas dalam Hidup

Sumber gambar : wallpapermotivasi.blogspot.com



Dalam hidup, kita perlu banget lho, punya sikap tegas. Sikap tegas di sini bukan berarti bersikap keras atau sikap tegas dalam berbicara, tapi lebih kepada cara kita menjalani hidup. Sikap tegas dalam hidup artinya kita menjalani hidup ini dengan penuh keyakinan, kesungguhan, dan juga rasa mantap. Kita perlu bersikap tegas terutama dalam kelima hal berikut ini : 

1.  Tegas dalam berprinsip

Kita harus punya prinsip dalam hidup, dengan begitu kita punya petunjuk atau aturan agar hidup kita berada di jalan yang benar. Tegas dalam berprinsip maksudnya kita teguh memegang prinsip yang kita yakini, jangan mudah terbawa arus. Berani berkata tidak untuk sesuatu yang memang kita yakin itu bukan yang terbaik bagi kita.

2.  Tegas dalam mencintai diri sendiri 

Artinya, kita peduli pada diri kita dan berusaha disiplin terhadap hal-hal yang bermanfaat bagi kepentingan diri kita sendiri. Seperti dalam hal menjaga kesehatan diri, menjaga penampilan, dan juga selalu berusaha meluangkan waktu untuk diri sendiri (me time), sebab hal-hal tersebut merupakan hal yang penting bagi diri kita -sesibuk apapun-. Mencintai diri sendiri menunjukkan bahwa kita menghargai kehidupan kita.

3.  Tegas dalam menentukan pilihan hidup

Dalam hidup, kita tak pernah lepas dari yang namanya menentukan pilihan atau keputusan. Seperti apa hidup kita, tergantung dari pilihan-pilihan yang kita ambil. Tentukan setiap pilihan hidupmu dengan yakin, bahwa pilihan kita adalah yang terbaik. Sebelum itu, kitapun harus memikirkannya matang-matang, jangan memilih sesuatu yang kita memiliki keraguan terhadapnya. Ini hidup kita, tentukan pilihan berdasarkan nurani kita sendiri. Jangan biarkan orang lain mengendalikan hidup kita.

4.  Tegas dalam menjalani komitmen

Kita pasti punya komitmen-komitmen dalam hidup. Namun, komitmen tak berarti tanpa adanya rasa tanggung jawab dan kesungguhan dalam melaksanakannya. Lakukan apa yang menjadi komitmen kita dengan serius, jangan setengah-setengah.

5.  Tegas dalam mencapai tujuan hidup

Tentukan tujuan hidup kita. Tujuan hidup biasanya merupakan impian, namun impian hanya akan jadi sekadar mimpi jika kita tak sungguh-sungguh berusaha untuk mewujudkannya. Terus berusaha dan berjuang mencapai impian merupakan bagian dari ketegasan dalam menjalani hidup. 

Ketegasan dalam menjalani hidup, pada akhirnya akan membuat hidup kita jadi lebih berkualitas dan bermakna. Share yuk, nomor berapa yang menurutmu paling mudah untuk dilakukan? 

Comments

  1. setuju...untuk tegas perlu keberanian dan itu yang agak sulit unt saya hehe. Mba arifah di cimahi ya kirain saya domisili daerah jateng, sy klo mudik ke bandung. kapan2 kodar yuk heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hah, Jateng? Hehe.. Aku di Cimahi mak. Ayooo, mudah2an ya, kapan2 bisa ketemuan dengan Mak Rina, aamiin.

      Delete
  2. Trima kasih atas sharingnya, mak^^

    ReplyDelete
  3. Susah menjaga komitmen terhadap diri sendiri mbak, dah komit mo diet eee ga tegas ama makanan yg slalu menggoda,haha

    ReplyDelete
  4. Kudu py prinsip n tujuan hidup yg jelas...yg lain mengikuti...biar gak nyasar deh..heheh

    ReplyDelete
  5. Duuh,, maaf ya ... baru BW lagi nii... Ketegasan? Ada beberapa hal yang saya nggak bisa tegas walaupun mau. Hihi masih banyak belajar soal itu.

    ReplyDelete
  6. Betul, itu yang sedang sy usahakan jalani. Terlalu banyak mentolerir, baik diri sendiri, keluarga apalagi teman2, membuat tujuan hidup kita tak tercapai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, mudah2an Allah memudahkan usahamu mak :)

      Delete
  7. Tegas tanpa harus galak. Kadang tegas identik dengan galak :D

    ReplyDelete
  8. Jangan biarkan orang lain mengendalikan hidup kita termaksud orang tua ya mbak?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…