Skip to main content

Ketiga Hal Ini Selalu Ada dalam Sebuah Proses

Sumber gambar : dreamstime.com



Kita tentunya sudah begitu akrab dengan yang namanya proses. Sebab, dalam hidup kita selalu bertemu dengan proses dan proses. Hidup itu sendiri butuh proses, dan semua yang ada di dalam hidup juga butuh proses. Proses merupakan perkembangan atau tahapan yang harus kita lalui saat kita menginginkan sebuah hasil. 

Kita mengalami proses sejak kita masih berada dalam rahim ibu kita. Setelah lahir, kitapun berproses untuk menjadi dewasa (tumbuh besar). Bahkan, sampai detik inipun kita pastinya masih mengalami proses. Proses untuk menjadi lebih baik, proses untuk menjadi lebih sukses, proses untuk menjadi seperti yang kita inginkan, proses untuk menjadi lebih tua (secara fisik dan usia), dan juga proses untuk menuju kematian -sesuatu yang sudah pasti akan kita tuju-. 

Dalam sebuah proses, kita selalu bertemu dengan ketiga hal ini :

1.  Usaha

Tak akan ada hasil tanpa usaha. Seperti apa usaha yang kita lakukan, akan menentukan bagaimana hasil yang kita peroleh. Ada perjuangan dan juga pengorbanan yang kita lakukan dalam berusaha. Katakanlah untuk memperoleh hasil pasti ada sesuatu yang harus kita bayar (keluarkan), yaitu sebuah usaha yang di dalamnya terdapat pengorbanan dan juga perjuangan. 

2.  Waktu

Tak ada yang instan dalam proses yang kita jalani, pasti butuh waktu. Meski kita bisa menetapkan target, berapa lama waktu yang ingin kita capai untuk mendapatkan sebuah hasil tertentu, tapi pada akhirnya berapa lama waktu yang diperlukan ditentukan oleh Allah. 

3.  Kesabaran

Ini sepertinya hal yang seringkali terasa paling sulit, sehingga banyak orang yang tak bisa melakukannya dengan baik. Di dalam sebuah proses, Allah menguji kesabaran kita. Sejauh mana kita bisa sabar menjalaninya dengan baik, tanpa menggunakan cara-cara atau menempuh jalan yang di luar aturan-Nya. Sebab, manusia seringkali tak sabar dengan lamanya waktu yang dijalani dalam sebuah proses, akhirnya ditempuhlah jalan yang instan tapi tak halal (tak berkah).

Dalam menjalani sebuah proses, pasti akan ada hambatan-hambatan yang kita temui, tapi yakinlah bahwa hasil yang kelak kita terima, tentunya sebanding dengan proses yang kita jalani. Proses yang tak mudah akan membuat hasil yang kita terima kelak menjadi lebih berharga. 

Share yuk, proses apa sih yang paling sulit sepanjang hidupmu selama ini? :)

Comments

  1. proses memaafkan .....:) sulit tapi jika harus dicoba...

    ReplyDelete
  2. Bagi yg tidak sabar akan menghalalkan segala cara untuk menyingkat waktu tanpa kerja keras.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …