Skip to main content

Melihat dengan Sudut Pandang yang Tepat

Bagaimana sudut pandang kita dalam melihat suatu hal, tentu akan berpengaruh pada hasil dari apa yang kita lihat, yaitu berupa penilaian / pemikiran. Coba deh, kita melihat suatu obyek dengan cara yang salah, misal : dengan posisi tubuh terbalik, pasti apa yang kita lihat oleh mata kitapun jadi tak nyaman karena semuanya terbalik. 


Sumber gambar : log.viva.co.id



Sama halnya dengan pikiran kita. Hasil dari pikiran kita dipengaruhi oleh sudut pandang kita melihat hal tersebut. Jika sudut pandang kita tepat, maka hasilnya pada diri kita akan positif. Tapi, jika sudut pandang kita salah, maka hasilnya pada diri kitapun akan negatif.

Sudut pandang tiap-tiap orang berbeda-beda. Kenapa? Karena semua tergantung dari bagaimana masing-masing orang memilih sudut pandang mana yang ia gunakan. Hal yang dilihat boleh sama, tapi penilaian akhirnya pada masing-masing orang tak akan sama. Bisa jadi A melihat dengan sudut pandang 1, sedangkan B melihat dengan sudut pandang 2. Itu sebabnya, setiap orang punya pandangan yang berbeda-beda mengenai hidup, mengenai masalah, serta mengenai segala hal yang terjadi di dunia ini. 

Jika kita berpikir atau menilai negatif terhadap suatu hal, berarti sudut pandang yang kita gunakan salah. Ubahlah sudut pandangmu agar hal yang kau lihat tersebut menjadi suatu hal yang positif. Sebab, dalam setiap kejadian pasti ada sisi positif yang bisa kita lihat. 

Jika kita terbiasa melihat dengan sudut pandang yang tepat, ini akan membuat pikiran kita juga jadi nyaman dan positif. Kita tak akan mudah berpikir negatif. Cara untuk mengetahui apakah sudut pandang yang kita gunakan sudah tepat atau belum, yaitu lihatlah bagaimana pemikiran kita, jika pikiran kita nyaman dan positif, berarti sudut pandang yang kita gunakan sudah tepat.




*Self reminder*

Comments

  1. kadang kita berpikir ko orang ini begini dan begitu padahal mungkin dia melakukan ini itu ada asalsannya. disitu kita perlu memandang dg sudut pandang org itu ya mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, harus cari sudut pandang yang tepat supaya kita bisa bijak menilai sesuatu ;)

      Delete
  2. Iya bener mbak, tapi kebanyakan orang melihat dari sisi negatif tanpa mempertimbangkan sisi positifnya

    ReplyDelete
  3. beneerr.. what you think is what you are. jd usahakan selalu positif *sambilmanggut2sendiri* :p

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…