Skip to main content

Orang-orang Positif Akan Membuat Dunia Terasa Nyaman

Rasanya di dunia ini sudah terlalu banyak hal-hal negatif yang terjadi di sekitar kita. Apa yang terjadi jika hal-hal negatif jauh lebih banyak dibanding hal-hal positif? Ah, membayangkannnya saja bisa bikin pikiran kita pusing, nih. Hal-hal negatif begitu mudahnya kita temukan dalam keseharian kita, dari mulai tayangan di televisi, berita di surat kabar, sampai status di jejaring sosial.

Ada yang berbentuk berita kriminal, pornografi, gosip, berita yang mengandung provokasi, sampai status berisi keluhan dan umpatan di jejaring sosial. Semua itu sedikit banyak bisa mempengaruhi cara berpikir kita, lho. Dari yang awalnya positif menjadi berpikiran negatif karena tertulari hal-hal negatif di sekitar kita tersebut. Apalagi jika pikiran kita lemah, dan memang didominasi oleh pikiran-pikiran yang negatif, ini membuat kita jadi lebih mudah terpengaruh hal-hal negatif.


Sumber gambar : pinterest.com


Kita memang tak bisa merubah dunia yang banyak diisi oleh hal-hal negatif agar lebih positif. Tapi, kita bisa ikut andil dalam perubahan dunia ke arah yang lebih baik, yaitu dimulai dari diri sendiri. Coba bayangkan jika dunia ini dipenuhi oleh orang-orang positif, betapa damai, nyaman, dan bahagia bukan? Saya, kamu, dan kita semua juga yang akan menikmatinya :)

Jadi, mulailah belajar untuk menjadi orang yang lebih positif. Caranya? Sederhana aja kok, kamu hanya perlu meninggalkan hal-hal yang negatif dari dirimu dan lakukanlah hal-hal yang positif. That's simple, right? Kamu tak harus mengikuti pelatihan dengan biaya mahal, tak harus membeli buku-buku seharga ratusan ribu, dan juga tak harus menunggu menjadi teman seorang Merry Riana, Mario Teguh, atau Andri Wongso dulu untuk menjadi orang yang positif. Sikap positif itu ada dalam diri kita, jadi kita tak perlu repot mencarinya di luar diri kita. Pelajari dan praktekkan dua poin berikut :

1.  Tinggalkan hal-hal negatif

Hal pertama yang harus kita lakukan yaitu membersihkan diri kita dari hal-hal negatif. Jauhi pikiran-pikiran yang negatif, dan tinggalkan perbuatan-perbuatan negatif dari diri kita. Sulit? Ah, mudah :) Sulit itu karena pikiran kita yang menganggap demikian. Coba ubah pikiran kita dengan menganggap semuanya mudah, tentu akan jauh lebih mudah. Ini hanya masalah mau atau tidak. Di mana ada kemauan di sana pasti ada jalan, dan di mana ada usaha di sana juga ada hasil. Yakin! 

2.  Lakukan hal-hal positif

Hal kedua yang harus kita lakukan untuk mengiringi poin pertama, yaitu lakukan hal-hal positif. Berpikirlah positif dan lakukan perbuatan-perbuatan positif. Dengan belajar membiasakan diri melakukan hal-hal positif, pelan-pelan kita akan menjadi orang yang positif. Tak perlu menunggu kita berhasil di poin pertama untuk melakukan poin kedua ini, lakukan seiringan. Lakukan usahamu dengan pelan-pelan / sedikit demi sedikit, yang penting adalah konsistensi. 

Baiklah, kamu mau mencobanya? :) 




*Self reminder*

Comments

  1. Sy suka pusing mak nonton berita politik..bahkan gara2 beda politk anggt klrg sempat bermusuhan. Kal bisa mendig ga bahas itu mending perbaiki diri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, saya juga gak interest sama politik :p

      Delete
  2. Tentu saja, saya mau mencoba dan terus berusaha :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…