Skip to main content

Pelajari Hal Berikut untuk Hidup yang Terlalu Indah

Hidup itu karunia, hidup itu anugerah, hidup itu rezeki. Bagaimanapun pandangan kita tentang hidup, semua tergantung pikiran kita sendiri. Makanya, ada orang yang menganggap hidup ini indah, ada pula yang menganggap bahwa hidup ini tak seindah yang dibayangkan, dan ada lagi anggapan lain yang berbeda-beda. Gimana dengan kamu, apakah menurut kamu hidup ini indah? Kalau kamu menganggap hidup ini belum terlalu indah, berarti ada beberapa hal yang harus kamu pelajari dalam hidup ini.

1.  Belajar bersyukur

Hal pertama yang harus kita pelajari adalah bersyukur. Bersyukur karena telah diberi hidup. Bersyukur karena kita telah dipilih oleh Allah untuk menjalani kehidupan. Sesulit apapun hidup kita, pasti kita pernah merasakan kebahagiaan, bukan? Syukuri itu. Rasa syukur akan membuat hidup kita lebih indah. Sebab dengan bersyukur, Allah akan memberi kita nikmat yang lebih. Semakin kita bersyukur, maka semakin kita merasa kaya dengan apa yang kita punya.

2.  Belajar menerima

Belajar menerima dan juga menghargai hidup, termasuk menerima diri kita, keadaan kita, serta takdir kita. Meyakini bahwa setiap pemberian-Nya adalah yang terbaik untuk kita, meski sempitnya pikiran dan hati kita seringkali membuat kita tak bisa melihat kebaikan yang diberikan-Nya. Belajar menerima juga artinya kita berlapang dada atas apa yang terjadi pada kita.

3.  Belajar membuka pikiran

Selalu ada hal-hal baik disekitar kita, selalu ada hal-hal yang bisa kita syukuri, serta selalu ada hikmah dari setiap pemberian-Nya. Kuncinya, kita hanya harus membuka pikiran kita. Belajarlah untuk melapangkan pikiran kita, jangan persempit pikiran kita dengan aneka keluhan. Ayolah, hidup ini terlalu besar dan luas untuk kita anggap sempit! Bukalah pikiran kita :)

Sumber gambar : lovethispic.com



4.  Belajar bahagia

Belajar bahagia? Bisakah? Ya, bahagia itu bisa dipelajari. Karena kebahagiaan itu bukan diberikan tapi dibangun dari dalam diri sendiri. Orang lain tak akan bisa memberi atau membuat kita bahagia, jika diri kita tak belajar untuk bahagia. Caranya agar kita bisa belajar bahagia, yaitu lakukanlah sesuatu dengan suka cita dan semangat. Bahagialah dengan hidup kita, dengan apa yang kita miliki.

5.  Belajar mencintai

Belajarlah untuk mencintai hidup kita dengan lengkap, bukan hanya sebagian saja, tapi seluruhnya. Dari mulai mencintai diri sendiri, orang-orang di sekeliling kita, apa yang kita kerjakan, apa yang kita miliki, dan semua yang terjadi dalam hidup kita. Belajar mencintai hidup akan memudahkan kita untuk bisa menikmati hidup ini dengan lebih baik.

Dan, taukah kamu mengapa kita harus belajar semua hal di atas? Because, life is short, dear! Hidup berlalu begitu cepat. Kita tak dapat memperlambat ataupun memutar kembali waktu. Maka nikmatilah hidup kita selagi kita masih punya kesempatan :) 

Comments

  1. Yup..life is short...rugi rasanya kalau hanya dihabiskan utk mengeluh bersedih mengumpat dan hal2 negatif lainnya...
    So belajar belajar belajar..bljar utk lbh baik lg..
    Makasih ilmunya ya mbak :)

    ReplyDelete
  2. Ilmu yang sangat bermanfaat nih :)
    terimakasih

    ReplyDelete
  3. Makasih sudah mengingatkan untuk selalu bersyukur :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, Mak Lusi, makasih juga udah berkunjung :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…