Skip to main content

Anak-anakmu Tak Bisa Menunggu

Kalau seorang ibu ditanya mengenai arti keberadaan anak dalam hidupnya, tentu akan keluar kata-kata luar biasa yang menggambarkan betapa berharga dan berartinya seorang anak. Begitu pula saya, buat saya anak adalah keajaiban, sebab hanya dengan melihatnya tertidur nyenyak saja sudah bisa membuat kita merasa tenang dan bahagia. Hanya dengan menciumi aroma tubuhnya, meski sedang dalam keadaan tak wangi, tapi bisa membuat kita merasa suka dan gemas ingin memeluknya. 

Intinya, keberadaan anak merupakan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup kita selaku seorang ibu. Setuju kan, pastinya? Tapi, meski kita menganggapnya berharga, kenyataannya, sebagai manusia kita tetap saja memiliki kekurangan dalam memberi kasih sayang, mengasuh, dan mendidiknya. Ada kalanya kita merasa kesal padanya dan akhirnya kita memarahinya. Ada kalanya pula kita kurang memperhatikannya saat kita sedang disibukkan dengan aktivitas lain, misal : pekerjaan. 


Sumber gambar : daveswordsofwisdom.com

Satu hal yang seringkali kita lupakan, bahwa anak-anak kita tak bisa menunggu. Kita berpikir, "Nanti deh, kalau saya punya libur panjang, baru jalan-jalan sama anak", "Nanti aja kalau anak saya udah sekolah, saya masak buat dia", dan masih banyak lagi nanti dan nanti lainnya. Betapa seringnya kita merasa bahwa masih ada esok hari. Sementara hari demi hari anak kita terus tumbuh dan berkembang. Bukankah kita sering merasa waktu begitu cepat berlalu. 

Tak terasa anak-anak kita tumbuh begitu cepat. Itu sebabnya, berikanlah waktu yang kita miliki untuk mereka setiap harinya. Jangan menunggu esok hari untuk meluangkan waktu kebersamaan dengan mereka, dan menunjukkan betapa mereka memang betul-betul berarti dalam hidup kita. Jangan sampai ada penyesalan, hanya gara-gara kita berpikir anak-anak bisa menunggu. Padahal kenyataannya anak-anak tak bisa menunggu. Usia mereka terus berjalan dari waktu ke waktu. 

Mereka hari ini bisa jadi berbeda dengan mereka yang kemarin, jangan sampai kita melewatkan masa-masa mereka bertumbuh, karena masa tersebut tak akan pernah kembali lagi. Anak-anak memang berharga, termasuk waktu yang kita miliki bersama mereka. Milikilah waktu tersebut setiap harinya :)




*Self reminder*

Comments

  1. ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬
    Tulisan yang sangat menginspirasi. :)
    ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬

    ReplyDelete
  2. thanks mak diingetin jadinya...:)

    ReplyDelete
  3. Iya mak, nanti2, nggak terasa, wktu udh pergi
    Makasih mak udh mengingatkan...

    ReplyDelete
  4. postingannya mengingatkan sekali mbak.
    sebagai seorang ibu terkadang kita merasa direpotkan oleh anak, tapi nanti setelah mereka dewasa, justru kita akan merindukan masa2 direpotkan oleh mereka. setelah mereka jarang ada didekat kita, dan bisa melakukan segalanya sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak, kita pasti kangen masa-masa itu :)

      Delete
  5. Betul..., lakukanlah hari ini, jangan tunggu esok.
    Sedih bacanya mbak, berasa seperti kuraaaang trs dalam mendidik anak-anak.
    Terimakasih postingannya ya ^^

    ReplyDelete
  6. Makasih sudah mengingatkan Mak. Berkaca-kaca jadinya....

    ReplyDelete
  7. betul mak < aku merasakan sendiri sekarang setelah kedua anak saya tinggal di luar kota terasa abnget kerinduan untuk makan bersama, ngobrol dan bercanda bersama. Apalagi ini mendekati bulan ramadhan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mudah2an gak lama lagi mak bisa kumpul dengan anak2 melepas rindu ya :D

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…