Skip to main content

Repot Deh, Kalau Kamu Gak Sadar Diri

Ada gak ya, orang yang gak pernah bisa untuk membuat hidupnya jadi lebih baik, yaitu dengan menjadi pribadi yang lebih baik dari yang sekarang? Jawabnya, ada. Yaitu mereka yang gak pernah sadar diri. Maksudnya, gak pernah menyadari akan kesalahan yang telah diperbuatnya, gak pernah ngeh akan sikap-sikap negatifnya, dan gak pernah sadar bahwa dirinya pasti punya kekurangan.

Mudah-mudahan kita gak termasuk orang yang seperti ini, ya. Soalnya repot nih, kalau kita punya karakter kaya gini. Gak sadar akan keburukan diri sendiri, tentunya membuat kita jadi merasa paling benar, gak mau disalahkan, merasa orang lainlah yang salah, dan akhirnya membuat kita jadi mudah merendahkan orang lain.

Salah satu hal yang bisa membuat diri kita berubah menjadi orang yang lebih baik, adalah dengan menyadari dulu kekurangan kita, yaitu keburukan yang telah kita lakukan dan yang kita miliki dalam diri kita. Ya, kalau gak pernah sadar diri terhadap semua keburukan kita, apa yang mau diubah? Lha kan gak sadar apa yang harus diubah! 


Sumber gambar : flickr.com



Inilah betapa pentingnya bagi kita untuk betul-betul menyadari akan semua keburukan-keburukan dan kesalahan-kesalahan kita. Namun, yang paling baik tentunya bukan hanya sekadar menyadari, tapi juga disertai dengan niat dan usaha untuk memperbaiki diri. Meski begitu sadar akan keburukan dan kesalahan kita, sudah lebih baik dibanding mereka yang gak pernah sadar diri. 

Kita semua gak luput dari yang namanya kekurangan, kelemahan, dan keburukan. Hal tersebut pasti ada di dalam diri kita. Bahkan, bisa jadi keburukan kita lebih banyak dari kebaikan. Atau kesalahan yang kita perbuat lebih banyak dari kebenaran yang kita lakukan. Dan kekurangan kita lebih banyak dari kelebihan kita.

Belajar menyadari keburukan dan kesalahan diri merupakan langkah awal dari perbaikan hidup.




*Self reminder*

Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…