Skip to main content

Bukan Hanya Sekadar Membaca, Melainkan Apa yang Kamu Baca

Assalaamu'alaikum, readers :)

Sebenarnya, semua orang tentu tak pernah lepas dari aktivitas membaca. Ya, minimal membaca sms lah ya. :D Tapi kalau urusan membaca buku, memang tak semua orang benar-benar akrab dengan aktivitas yang satu ini. Hanya mereka yang memang punya hobi membaca, butuh membaca, atau 'terpaksa' membaca buku lah yang benar-benar menjadikan buku sebagai 'sahabat'nya. Kalau kamu termasuk yang mana? Kalau saya tergantung moodnya :p *serius*.

Membaca buku itu penting, lho. Ini adalah salah satu dari kebiasaan baik yang sebaiknya kita miliki. Banyak sekali manfaat yang kita peroleh dari membaca buku. Pastinya membaca buku membuat pikiran kita berkembang. Tapi, membaca buku tak hanya sekadar membaca, ya. Sebab tak semua aktivitas membaca buku memberikan manfaat positif bagi kita. 

Sumber gambar: personalexcellence.co



Membaca buku yang salah justru bisa memberikan efek negatif. Misalnya, membaca buku yang berisi tentang kekerasan, aliran sesat, atau bahkan pornografi. Na'udzubillahi min dzalik. Buku bacaan seperti itu tentu akan memberi efek negatif pada diri pembacanya. 

Maka dari itu yang terpenting bukan hanya sekadar membaca, melainkan apa yang kita baca. Kita perlu memilih bahan-bahan bacaan yang masuk ke otak kita. Yaitu memilih bacaan yang dapat memberikan inspirasi bagi kehidupan kita. Dengan membacanya kita mendapatkan manfaat, pembelajaran hidup, serta berbagai kebijaksanaan yang membuat hidup kita lebih baik. 

Saya pribadi memang lebih suka buku bacaan inspiratif, jadi kalau pergi ke toko buku biasanya yang pertama dituju adalah jejeran buku-buku inspiratif. Senang rasanya membaca sesuatu yang bisa membuat pikiran kita jadi terbuka lebar. Tak jarang pula buku bacaan yang inspiratif bisa mengubah cara kita berpikir. Jika pikiran kita sempit atau negatif, buku bacaan inspiratif bisa mengubahnya menjadi lebih terbuka dan positif. 

Bacaan inspiratif tak hanya bisa diperoleh dari buku-buku seharga puluhan hingga ratusan ribu rupiah saja, kok. Bacaan inspiratif juga bisa kita peroleh dari internet. Banyak situs web yang berisi hal-hal inspiratif, baik dari dalam maupun luar negeri. 

Selamat membaca, ya :)

Comments

  1. kalao saya ke tobuk,yang selalu menjadi tujuan utama itu best seller,paling depan soalnya hehehe...baru setelah itu keliling deh,random biasanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, Best seller malah kadang suka gak terjamah olehku mak :p

      Delete
  2. hihi dan penting untuk selalu banyak membaca mak, sesederhana biar kita gak meninggi :)

    ReplyDelete
  3. Hehe...kadang dari kertas pembungkus saja, bisa jadi bacaan. Pokoknya baca teruuus, ya Mak ...:)

    ReplyDelete
  4. sama mak, saya jg suka bacaan inspiratif/motivatif biar tertular energi positifnya

    ReplyDelete
  5. Samaan, Mbak. Masoh moody untuk membaca. Jarang banget yang satu buku langsung khatam dalam sehari. :D

    ReplyDelete
  6. Nice writing...
    Membaca adalah cara yang paling elegant untuk menajamkan ketidaktahuan kita.
    Saya jadi ingat kata-katanya Kang Abik saat mengisi seminar, "Buka sekedar buku yang kamu baca tapi bagaimana kamu memanfaatkan buku yang kamu baca"

    Salam ukhuwah dari Muti', Bunda Arifah :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, Muti, yg paling penting gimana cara kita memanfaatkan ilmu yg kita peroleh dari buku itu :)

      Salam ukhuwah kembali, yaaa..

      Delete
  7. Saya bacanya juga tergantung mood...pengen fiksi ya fiksi kalau bosen pindah ke nonfiksi *selang-seling* =D

    Tentang quote Mark Twain, saya kadang baca buku/bacaan yang menurut saya beda dengan prinsip saya atau ada juga yang dikatagorikan bukan buku bagus...tapi bukan untuk ditiru sih, cuma buat pembelajaran saja *peace*

    ReplyDelete
  8. Aku setuju banget Mak Arifah....
    memang apa yang dibaca itu juga sangat penting.....bukan hanya asal senang membaca...
    :-)

    ReplyDelete
  9. Bener banget mak, termasuk membaca update status orang lain *ehh*

    Semenjak lulus kuliah saya udah jarang bgt ke toko buku, padahal list buku yg kepengen dibeli udah banyak T_T

    Tapi ya mak.. saya yakin kalau di jaman sekarang orang gak hobi baca, dia pasti bakal kudet deh. Karena sebenarnya berita dan informasi terbaru itu lebih mudah menyebar dan diakses ke media sosial daripada media massa seperti televisi. Otomatis kita akan lebih cepat menangkap info terbaru melalu artikel2 yang bisa dibaca dari internet.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, supaya gak kudet kita bisa banyak baca dari internet, gak harus baca buku :)

      Delete
  10. ini bisa bikin slogan baru kalo gitu.. "You are what you read" :)

    ReplyDelete
  11. kalau saya baca buku asal itu novel kayanya hobi deh :d nah kalau pelajaran atau ilmu pengetahuan dibaca kalau besoknya kuis ataupun besoknya mau ujian .. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, saya juga baca buku pelajaran mah banyak malesnya :p

      Delete
  12. Setuju banget! Maka hati hati memilih bacaan. Ia sangat mempengaruhi cara fikir kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, harus selektif milih buku juga :p

      Delete
  13. Kalau saya lebih suka baca novel, seperti memasuki kehidupan lain ketika baca kisah dalam novel :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…