Skip to main content

Manfaat dari Menuliskan Impianmu


Assalaamu'alaikum my sweet readers,


Apa kamu memiliki impian? Ah, rasanya semua orang pasti memiliki impian. Impian adalah sebuah harapan atau keinginan besar yang kamu ingin sekali untuk bisa mencapainya. Semua orang boleh memiliki impian. Namun, gak semua orang menuliskan impiannya. Padahal penting banget deh untuk kamu juga menuliskan impian-impianmu itu. Hal penting kedua setelah kamu memiliki impian adalah menuliskannya. Baru setelah itu kamu berusaha untuk mencapainya. 

Sepenting itukah? Yesss. Soalnya ada beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan dari menuliskan impian, yaitu:

1.  Menjadi pengingat

Manusia itu mudah sekali lupa sama sesuatu. Sayang banget kan, kalau kamu punya impian yang layak untuk diperjuangkan, namun dalam perjalanan waktu kamu lama-lama lupa sama impian tersebut. Misal: kamu pernah punya impian untuk punya pesantren. Tapi lama-lama impian itu meredup dan terlupakan. Nah, kalau kamu menuliskan impianmu itu, ini akan membantumu untuk terus mengingatnya. Eh, tapi nulisnya jangan ditempat yang sulit terjangkau, ya. Tulis aja di booknote yang biasa kamu pakai sehari-hari, atau di notes smartphone juga oke. Pokoknya tulis di tempat yang kemungkinan besar bisa kamu liat setiap hari. 


Sumber gambar: wikihow.com




2.  Menjaga kita agar tetap fokus pada tujuan kita

Nah, ini yang agak sulit sebenarnya. Punya impian seabrek-abrek mah gampang, tapi giliran fokus..mmmh. Fokus di sini maksudnya kamu bisa tetap konsisten dengan usahamu untuk mencapai impian-impianmu itu. Dengan menuliskan impian-impianmu, akan membuatmu ingat pada tujuanmu dan kemudian bisa tetap fokus.

3.  Menjadi penyemangat atau motivasi hidup

Menuliskan impian membuatmu 'sadar' bahwa kamu hidup memiliki tujuan. Dan hal ini tentu membuat hidupmu jadi lebih termotivasi dan bersemangat. Semangat mencari rezeki, semangat membangun usaha, semangat mengasah bakat, dan lain-lain. 

Tuh kan, ternyata menuliskan impian itu sangat bermanfaat. Oya, selain hal-hal tersebut di atas, menuliskan impian juga bisa jadi sebuah doa. Sama halnya dengan ucapan yang bisa jadi doa, begitupun sebuah tulisan :) Gak percaya?? Silahkan buktikan. Impian yang kamu tuliskan kemungkinan untuk terwujudnya lebih besar dibanding impian-impian yang gak pernah kamu tuliskan. Ayo, tuliskan impian-impianmu sekarang juga, ya!

Comments

  1. Makasih sudah diingatkan mbak. Tadi habis ngbrol sama teman, dan sepertinya harus segera dituliskan. Semoga impian kita tercapai ya :-)

    ReplyDelete
  2. naaah..no.2 itu yang keseringan jadi kendala utama "konsisten dengan usaha" *nunjuk diri sendiri* hehe
    yuk ah menuliskan impian! :D

    ReplyDelete
  3. betul mbak, menulis juga kadang membuat hati yang galau menjadi tenang.
    mbak, di fb mbak. emailnya jangan di kasih tahu.

    ReplyDelete
  4. saya ditulisnya didalam hati, punya buku catatan dicorat coret anak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tulis di Onenote aja mak, tinggal download applikasinya di hp :)

      Delete
  5. iya aku juga nulis terus, dan ga kerasa bisa kecoret, ga nyangka. :D

    ReplyDelete
  6. sangat setuju. Tulis impian lalu tempel di kamar. Biar semakin semangat mengejar impian

    ReplyDelete
  7. Betul mba, saya juga kalau punya impian atau punya target, saya menuliskannya sehingga bisa terus mengingat dan juga bisa urai langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapainya

    ReplyDelete
  8. Saya juga punya impian / cita2 membamgun keluarga yang sakinah mawaddah dam warrohmah tapi sulit terwujud, semoga di beri kekuatan untuk mencapai itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, mudah2an Allah mewujudkannya. Tak ada yang sulit kalau Allah telah memudahkannya.

      Delete
  9. Tulisannya saya bangeet...
    Sejak SMA saya sudah menuliskan mimpi mimpi saya dlm peta kehidupan dan saya tempelkan disetiap tempat yg sering saya liat seperti di cermin,dan dicover Alqur'an bagian dalam. Alhamdulillah ada kepuasan batin tersendiri ketika saya mencontreng sebgain mimpi yg telaah tercapai seperti lulus sarjana tepat waktu,mondok tahfidz ba'da sarjana,tulisan harus tembus media masa bla bla bla...

    Krn dgn menuliskannya maka saya akan ditegur setiap hari ketika mulai malas...
    Scripta manin valent^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, ternyata memang sebaiknya kita tuliskan mimpi2 kita :)

      Delete
  10. aku pun punya kebiasaan nulis yang di mau di kertas.. awalnya karena banyak banget.. tapi ternyata kalo udah berapa lama terus ngeliat itu kertas dan ada yang udah kecapai (bahkan pas udah lupa) lucu juga rasanya

    ReplyDelete
  11. WAh harus ditulis ya baiknya.,
    selama ini ane cuma tak simpen di pikiran saja .Huhuhu..
    pas banget akhir tahun bikin resolusi juga :D

    ReplyDelete
  12. HoOh, semaam ada tarjet hidup ya, Mbak. Aku punya banyak mimpi! :D

    ReplyDelete
  13. Saya juga sering menulis impian (plan). malah seringnya mencatat tanggungan yang harus diselesaikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha kalau tanggungan mah wajib, ya.. hihi..

      Delete
  14. Kalau ditulis semua bakalan panjang :D
    Tapi kalau belum dicoba gak bakalan tau ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, banyak banget ya mbak, dirimu impiannya :)

      Delete
  15. Pengen banget bisa gajian dari google sebulan sekali

    ReplyDelete
  16. Dulu saya rajin menulis impian saya... jaman masih SMA, mbak...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…