Skip to main content

Mengganti Kebiasaan Lama dengan Kebiasaan Baru yang Lebih Baik di 2016


Assalaamu'alaikum, my readers :)

Alhamdulillaah, sekarang udah masuk tahun yang baru, 2016. Umumnya kita berharap di tahun ini kita bisa jadi pribadi yang lebih baik. Ibaratnya kita sekarang seperti selembar kertas yang masih kosong belum ditulisi apa-apa. Kita memasuki lembaran baru kehidupan. Meski sebenarnya dalam Islam tahun baru yang sesungguhnya adalah tahun baru menurut kalender Hijriah, bukan Masehi :p Tapi memang budaya tahun baru dampaknya terasa begitu kuat, sehingga yang muslim sekalipun ikut menikmati perayaannya.

Menurut saya sih, selama kita (umat muslim) gak mengikuti hal-hal yang negatif, seperti: merayakan tahun baru dengan meminum minuman yang memabukkan (beralkohol), membakar petasan dan meniup terompet yang akhirnya membuat kegaduhan dan pemborosan, rasanya sah-sah aja kok, kita mau menikmati kebahagiaan yang ada di tahun baru ini selama tak berlebihan. Misalnya nih, tahun baru dijadikan moment untuk liburan atau kumpul keluarga. tahun baru dijadikan start untuk kita memulai resolusi baru, dan tahun baru dianggap sebagai awal kehidupan baru yang lebih baik.

Nah, ngomong-ngomong tentang lembaran baru kehidupan, di tahun yang baru ini kita bisa menjadikannya sebagai start untuk kita memulai hidup yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan membuang kebiasaan buruk dan menggantinya dengan kebiasaan baik. Mumpung di awal tahun biasanya kita lagi semangat-semangatnya nih ya menjalani resolusi baru. Jadi jangan tunda lagi, sekarang saatnya untuk melakukan perubahan agar tahun ini jadi lebih baik. Kalau gak sekarang, kapan lagi??!


Sumber: depositphotos.com

Setiap orang pasti punya yang namanya kebiasaan buruk (bad habit). Malah, yang namanya bad habit ini kalau di buat listnya bisa-bisa bikin kamu tercengang. Hehe.. Karena sangking banyaknya, gitu. Nah, di awal tahun yang baru ini, coba kamu pilih beberapa kebiasaan buruk kamu yang benar-benar HARUS disingkirin. Gak perlu banyak-banyak, pokoknya pilih yang paling urgent untuk diremove. Soalnya kalau kebanyakan khawatirnya kamu malah kewalahan dan ujung-ujungnya gak ada satupun yang berhasil diremove. Jadi, lebih baik pilih satu, dua, atau tiga..tapi itu berhasil.

Oke, sekarang mari kita buat daftar bad habit yang akan kita remove :) Semoga berhasil, ya!

Comments

  1. Wuaahh.baru kali ini nemu resolusi awal tahun yang berbeda (y)(y)...duh, kayaknya bakalan panjang list bad habid saya, dan bingung karena sepertinya hampir semuanya urgent untuk diremove :)

    ReplyDelete
  2. saking banyaknya, bad habit saya mah ga bisa ditulis dikertas, Mbak. Haha.

    Selamat tahun baru, Mak ^^

    ReplyDelete
  3. Bener juga ih. Aku belum ngelist kebiasaan burukku.

    Met tahun baru ya, Mbak. ;)

    ReplyDelete
  4. tak hanya awal tahun baru... setiap saat pun Wajib berubah untuk menjadi yang lebih baik... SEMANGAT

    ReplyDelete
  5. Yang mana dulu ya yang harus diremove >_< hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang paling mudah untuk di remove, mbak :)

      Delete
  6. Semoga tahun 2016 ini saya lebih rajin okah raga :D
    Tapi sudah sampai bulan Februari ini belum nulis new year's resolution, sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin mak :) Supaya sehat ya, mak.. Hihi, gak ada kata terlambat kok, ayo tulis..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…