Skip to main content

3 Hal yang Kamu Dapat dari Membenci


Perasaan benci sebenarnya merupakan perasaan yang normal untuk kita rasakan. Jika kita bisa merasakan cinta, maka kita juga bisa merasakan benci. Perasaan benci bukanlah hal yang sangat buruk selama kita bisa mengendalikan perasaan tersebut dan berusaha agar tak terjebak dengan rasa benci. Artinya, perasaan benci itu tak sampai membuat kita melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, dan juga tak sampai menetap terus-menerus dalam hati kita.

Rasa benci biasanya timbul saat orang lain melakukan sesuatu yang tak kita sukai, atau melakukan perbuatan buruk terhadap kita, atau saat orang lain membuat kita merasa sangat kecewa. Rasa benci juga bisa muncul dari rasa cinta yang berlebihan. Jika kita terlalu mencintai seseorang, tapi kemudian orang tersebut membuat kita sakit hati, ada kemungkinan rasa cinta itu berubah jadi benci. Itu sebabnya ada nasihat bijak yang menyatakan, "jangan mencintai seseorang secara berlebihan, sebab jarak antara cinta dan benci itu tipis". Bagaimanapun, sebaiknya jangan sampai kita membiarkan diri kita diliputi rasa benci.









Tak ada satupun keuntungan yang kita dapat dari rasa benci, justru sebaliknya benci itu merugikan kita. Sebab ada tiga hal yang kita dapatkan dari rasa benci:

1.  Membenci menguras energi

Setiap perasaan negatif pasti menguras energi alias bikin kita cape hati, begitupun dengan rasa benci. Saat kita membenci seseorang, itu bisa bikin kita jadi kesal dan marah-marah. Malah terkadang benci bisa bikin kita marah-marah tanpa alasan jelas. Bukankah itu melelahkan? 

2.  Membenci menjadi beban

Ketika kita membenci seseorang, sedikit banyak hal itu bisa menimbulkan rasa gak lega (bahkan tertekan) dalam hati kita. Dan rasa itu akan hilang saat kita melepaskan rasa benci tersebut. 

3.  Membenci mengusik ketenangan hidup

Saat kita benci pada seseorang, otomatis pikiran kita akan lebih sibuk karena memikirkan orang yang kita benci itu. Disadari atau enggak, kebencian telah membuat hidup kita jadi tak bisa benar-benar damai. Membenci orang lain membuat kita seolah seperti memiliki musuh dalam hidup kita. 

Hidup yang indah adalah hidup yang damai tanpa ada rasa benci. Daripada kita membuang waktu untuk membenci tentu jauh lebih baik jika kita bisa menepis rasa benci dan memperbanyak kasih sayang. 


Comments

  1. Setuju mbak dengan poin di atas. Karena saya sendiri pernah mengalaminya. Yg mengerikan itu saat benci memunculkan penyakit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, betul mbak..terlalu benci juga bisa bikin penyakit, penyakit hati ya mbak..

      Delete
  2. membenci itu jadinya tidak ada gunanya, menambah musuh ya kan mbak :)

    ReplyDelete
  3. yg saya rasakan sih capeee bgt mak membenci, makanya dengan menulis di blog sedikit mengurangi rasa gak enak itu karena energinya fokus ke nulis ga sempet ada rasa negatif

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, menulis bisa mengalihkan pikiran kita :)

      Delete
  4. kalau udah benci dengan seseorang atau sesuatu pasti selalu berpikiran negatif kalau bersangkutan dengan hal yang kita benci, jadi subjektif, padahal belum tentu kan ya, benci jadi bikin pokoknya salah deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak..kalau udah kaya gitu jadi salah banget deh :(

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…